Nama Hary Tanoe Muncul dalam Dokumen 'Epstein Files' Terkait Donald Trump
berikut adalah poin-poin utama yang menyinggung nama Hary Tanoe.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Nama pengusaha media ternama Indonesia, Hary Tanoesoedibjo, mendadak menjadi perbincangan hangat setelah muncul dalam berkas terbaru yang dikaitkan dengan kasus Jeffrey Epstein.
Dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman (DOJ) Amerika Serikat pada 30 Januari 2026 tersebut memuat sejumlah klaim dari sumber rahasia FBI.
Berdasarkan unggahan dokumen yang viral di media sosial, berikut adalah poin-poin utama yang menyinggung nama bos MNC Group tersebut:
1. Klaim Mengenai Pengaruh Politik Donald Trump
Dalam catatan FBI tersebut, seorang sumber rahasia melaporkan pernyataan Hary Tanoe mengenai mantan Presiden AS, Donald Trump. Hary Tanoe, yang dikenal sebagai mitra bisnis hotel Trump, disebut pernah menyatakan bahwa Trump berada dalam posisi yang "dikompromikan" oleh pihak tertentu.
2. Transaksi Properti di Beverly Hills
Dokumen itu juga menyinggung mengenai transaksi properti antara kedua pengusaha tersebut. Sumber rahasia mengklaim bahwa Hary Tanoe membeli rumah milik Donald Trump yang berlokasi di Beverly Hills dengan harga yang dianggap melambung atau di atas harga pasar (inflated price).
3. Koneksi dengan Jared Kushner dan "Indonesian CIA"
Selain masalah bisnis, dokumen tersebut mencatatkan klaim lain yang lebih sensitif:
Sumber menyebut bahwa bagi Hary Tanoe, Jared Kushner adalah sosok otak sebenarnya di balik organisasi dan kepresidenan Trump.
Dokumen tersebut juga mengeklaim bahwa Hary Tanoe pernah memperkenalkan seseorang kepada pihak yang disebut sebagai "Indonesian CIA".
Diketahui, ini berasal dari ringkasan laporan sumber rahasia FBI yang tercatat dalam berkas perkara. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Hary Tanoesoedibjo maupun perwakilannya mengenai kebenaran klaim-klaim yang tercantum dalam dokumen tahun 2026 tersebut.
Editor : Firda Rachmawati

