Nama Kepala BKPSDM KBB Dicatut Orang Tak Bertanggung Jawab
Nama kepala BKPSDM KBB dicatut oleh orang tidak bertanggung jawab dalam sebuah akun media sosial
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sebuah akun media sosial (medsos) palsu yang mengatasnamakan pejabat Pemkab Bandung Barat membuat resah masyarakat. Akun tersebut ,mencatut nama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung Barat, Rega Wiguna, sejak Minggu 1 Maret 2026.
Akun yang beredar di platform media sosial Facebook itu menyebarkan pesan yang mengajak penerimanya menghubungi nomor WhatsApp tertentu dengan klaim memiliki informasi penting terkait mutasi dan rotasi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Informasi hoaks tersebut cepat menyebar ke berbagai grup WhatsApp itu keresahan dan spekulasi di kalangan aparatur pemerintah daerah.
Kepala BKPSDM KBB, Rega Wiguna mengatakan, akun tersebut tidak memiliki hubungan apapun dengan dirinya maupun dengan BKPSDM Kabupaten Bandung Barat.
"Jika ada pihak yang mengatasnamakan saya dan meminta untuk dihubungi, itu dipastikan bukan berasal dari BKPSDM," kata Rega saat dikonfirmasi, Senin 2 Maret 2026.
Menurutnya, informasi yang disampaikan akun palsu sepenuhnya keliru dan berpotensi menyesatkan, terutama bagi ASN yang sedang menunggu kebijakan kepegawaian.
"Seluruh proses mutasi dan rotasi jabatan memiliki mekanisme, tahapan, serta dasar regulasi yang jelas. Kami tidak pernah menyampaikan informasi kepegawaian secara personal melalui media sosial atau pesan singkat," tuturnya.
Pihaknya mengimbau ASN dan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi dari akun tidak resmi.
"Setiap informasi yang mencurigakan harus segera dikonfirmasi melalui saluran resmi pemerintah daerah atau instansi terkait guna mencegah penipuan dan penyalahgunaan data pribadi," ujarnya.
Rega menyebut, fenomena pencatutan nama pejabat daerah di media sosial bukan kali pertama terjadi. Modus ini kerap dimanfaatkan untuk menyebarkan hoaks, mempengaruhi opini publik, bahkan melakukan penipuan dengan memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap pejabat.
"Kami mengingatkan agar semua pihak tetap waspada, jangan menanggapi atau menyebarkan informasi dari akun palsu tersebut," ujarnya.
"Pastikan informasi kepegawaian hanya bersumber dari kanal resmi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat," pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

