Nama-nama Korban Baru Ambruknya Ponpes Al Khoziny Berhasil Teridentifikasi
Berikut nama-nama korban baru ambruknya ponpes Al Khoziny yang telah teridentifikasi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) kembali berhasil mengidentifikasi enam jenazah korban runtuhnya bangunan mushalla Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo.
Dengan tambahan ini, total sudah 40 jenazah korban berhasil teridentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.
Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol M. Khusnan Marzuki menjelaskan, proses identifikasi dilakukan melalui berbagai metode ilmiah seperti pemeriksaan medis, kecocokan data antemortem dan postmortem, pencocokan barang pribadi, hingga uji deoxyribonucleic acid (DNA).
“Polda Jatim telah mengidentifikasi enam kantong jenazah, dan semuanya cocok dengan data antemortem yang diberikan keluarga korban,” ujar Kombes Khusnan di Surabaya, Rabu (8/10) malam.
Berikut daftar enam korban yang berhasil diidentifikasi:
-
Abdus Somad (17), warga Dusun Kamarong, Banjar, Kedungdung, Sampang.
-
Imam Junaidi (16), warga Kampung Nangger, Alas Kokon, Modung, Bangkalan.
-
Mohammad Fajri Ali (14), warga Kalimas Baru I Gang 1/25, Pabean Cantian, Surabaya.
-
Muhammad Nasi Hudin (15), warga Dusun Riding Panjang, Belinyu, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung.
-
Achmad Suwaifi (15), warga Kampung Galba, Panjalinan, Blega, Bangkalan.
-
Mochammad Haikal Ridwan (14), warga Dusun Barat Leke, Sendang Dajah, Labang, Bangkalan.
Kombes Khusnan menegaskan, tim DVI terus bekerja tanpa henti untuk memastikan seluruh jenazah korban dapat teridentifikasi dengan akurat. “Saat ini operasi DVI masih berjalan. Kami terus mendalami data antemortem dan postmortem agar tidak ada kesalahan dalam proses identifikasi,” katanya.
Selain tim DVI Rumah Sakit Bhayangkara, proses identifikasi dan pemulasaran jenazah juga melibatkan Tim NU Peduli Al-Khoziny serta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Berdasarkan data terakhir Dinas Kesehatan Jawa Timur hingga Rabu (8/10/2025) pukul 19.00 WIB, jumlah total korban akibat ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny mencapai 165 orang. Dari jumlah itu, terdapat 61 korban meninggal dunia, 3 masih dirawat di rumah sakit, 100 sudah pulang setelah menjalani perawatan, 1 korban pulang tanpa perawatan, serta 5 potongan tubuh (body part) yang hingga kini belum teridentifikasi.
Editor : Firda Rachmawati


