Namanya Masuk Radar Gandengan Prabowo Subianto di Pilpres 2024, Begini Reaksi Ridwan Kamil
Nama Gubernur Jawa Barat ternyata masuk radar gandengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Bagaimana reaksi Ridwan Kamil?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Nama Gubernur Jawa Barat ternyata masuk radar gandengan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Bagaimana reaksi Ridwan Kamil?
Ridwan Kamil mengaku belum bisa menentukan sikap apapun terkait dinamika politik saat ini, termasuk pernyataan Prabowo Subianto. Pasalnya, dia masih harus fokus menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Jawa Barat yang tersisa setahun lagi.
“Tawaran belum. Cuma, orang memperbincangkan bahwa seorang Ridwan Kamil pilihannya banyak. Mana yang dipilih Ridwan Kamil, nggak bisa dijawab sekarang,” kata Gubernur Jawa Barat itu kepada wartawan di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 26 September 2022, tentang ketertarikan Prabowo Subianto menuju Pilpres 2024.
Dia menyebutkan, hingga penetapan calon presiden untuk mengikuti Pilpres 2024 mendatang, masih banyak dinamika yang akan terjadi. Dia akan mencermati dinamika tersebut.
Yang jelas, baginya, apa yang disampaikan Prabowo Subianto itu tak lepas dari torehan positif yang dia lakukan sebagai Gubernur Jawa Barat dalam empat tahun terakhir.
Sebelumnya, Prabowo Subianto, bakal calon presiden dari Partai Gerindra, mengisyaratkan Ridwan Kamil adalah pasangan ideal dalam kontestasi Pilpres 2024. Pernyataan itu dia sampaikan saat Muktamar Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), Sabtu lalu.
“Saya pikir, tadi itu pidato yang luar biasa Ridwan Kamil dan KH Aceng (Ketum PP Persis). Ridwan Kamil harus diperhitungkan juga nih,” kata Prabowo Subianto.
Pernyataan Menhan Prabowo tersebut langsung disambut riuh tepuk tangan dari para peserta Muktamar XVI Persis.
“Ini mengapa kalian teriak seperti itu, saya harus perhitungkan (Ridwan Kamil), sebagai tokoh yang luar biasa,” lanjut Prabowo.
Prabowo menuturkan pidato dari Ridwan Kamil maupun KH Aceng Zakaria sangat bagus sehingga membuat dirinya sedikit menjadi grogi.
"Dan yang saya simak, yang jadi benang merah keduanya pentingnya persatuan di antara seluruh bangsa Indonesia. Kita boleh berbeda pandangan, kita boleh punya koreksi dan kritis, itu baik dan bagus. Itulah demokrasi,” katanya.
Menurut dia dari kedua tokoh tersebut, apa pun perbedaannya, harus tetap menjunjung tinggi rasa hormat.
"Jadi kita satu keluarga besar Indonesia satu keluarga besar Nusantara," katanya.
Di akhir sambutannya pada acara tersebut, Prabowo kembali menyebut nama Ridwan Kamil.
"Gubernur Jawa Barat harus diperhitungkan, tadi disebut Indonesia jadi negara ranking ke-16. Dan bahkan dapat jadi kelima atau keempat dunia, Indonesia bisa melebihi Jerman dengan syarat demokrasi kondusif," ujar Prabowo.
Editor : Zulfirman


