Bantu Korban Erupsi Semeru, Kemenag Serahkan Bantuan Rp1 Miliar dari Hasil Pengumpulan Bantuan ASN

Kemenag memberikan bantuan bagi korban erupsi Gunung Semeru sebesar Rp1 miliar dari dana hasil pengumpulan bantuan ASN Kemenag

Bantu Korban Erupsi Semeru, Kemenag Serahkan Bantuan Rp1 Miliar dari Hasil Pengumpulan Bantuan ASN
Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menyerahkan bantuan bagi korban erupsi Gunung Semeru sebesar Rp 1 miliar dari dana hasil pengumpulan bantuan ASN di lingkungan Kemenag.

INILAHKORAN,Jakarta,- Kementerian Agama menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk membantu para korban terdampak erupsi Gunung Semeru yang dihimpun dari donasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bantuan bagi korban eruspi Gunung Semeru sebesar Rp1 miliar tersebut diserahkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersamaan dengan pembukaan rangkaian kegiatan menyambut Hari Amal Bhakti (HAB) ke-76 di Lapangan Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis, 16 Desember 2021

Rencananya bantuan korban erupsi Gunung Semeru sebesar Rp 1 miliar itu akan diserahkan Tim Satgas Penanggulangan Dampak Bencana Kemenag kepada Tim Satgas Bencana Pemkab Lumajang.

Baca Juga: Usai Dikremasi 4 Jam, Abu Jenazah Laura Anna Akan Disimpan 40 Hari

"Dalam pembukaan rangkaian kegiatan HAB ke-76, kita juga memberikan bantuan buat saudara-saudara kita korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang," kata Menag Yaqut seperti dikutip inilahkoran.id dari Antara.

Menurut Yaqur Cholil Qoumas, bantuan erupsi Gunung Semeru sebesar Rp 1 miliar dari keluarga besar Kemenag akan diserahkan Ketua Tim Satgas Penanggulangan Dampak Bencana Kementerian Agama Fesal Musaad kepada Tim Satgas Bencana Pemkab Lumajang.

Berdasarkan data dari Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, korban meninggal dari erupsi Gunung Semeru berjumlah 43 orang.

Baca Juga: Varian Omicron Masuk Jakarta, Perbanyak Dzikrullah, Keajaibannya Luar Biasa Terhadap Imunitas Tubuh

Sementara itu, warga luka-luka ada 104 orang, terdiri atas 32 orang luka berat dan 82 lainnya luka sedang.

"Mudah-mudahan amal jariyah bapak dan ibu sekalian bermanfaat bagi saudara-saudara kita di Lumajang sekaligus menjadi amal saleh kita semua dan menjadi catatan baik bahwa kita memberikan perhatian kepada saudara kita yang tertimpa musibah," kata Yaqut

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan layanan tanggap darurat bencana awan panas dan guguran Gunung Semeru di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur terlaksana.

Baca Juga: Medio Tahun Depan, Vaksin BUMN Bio Farma Tambah Pasokan Vaksin Covid-19

"Selain memantau kondisi terkini dari sisi utara jembatan Gladak Perak yang rusak tersebut, pelayanan tanggap darurat yang optimal terhadap masyarakat juga menjadi perhatian utama," ujar Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Abdul mengatakan hingga saat ini jembatan Gladak Perak yang menghubungkan antara Lumajang dan Malang terputus akibat dampak awan panas dan guguran Gunung Semeru.

Kondisi ini menyebabkan aktivitas warga dari dan ke dua kota tersebut tersendat, khususnya di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro.

Baca Juga: Jelang tahun Baru, Ridwan Kamil Larang Warga Jabar Lakukan Keramaian

Selain itu, logistik dan penanganan pengungsi sejauh ini sudah berjalan sangat baik, khususnya di Kecamatan Candipuro.

“Maka, dalam kunjungan hari ini, Kepala BNPB juga ingin memastikan bahwa pelayanan bagi masyarakat terdampak di Kecamatan Pronojiwo juga terlaksana dengan optimal,” ujar Abdul.***


Editor : inilahkoran