Nenek 88 Tahun Jadi Korban Penjambretan di Bandung, Kalung Emas 3 Gram Raib

Nenek 88 tahun menjadi korban penjambretan di Andir, Bandung. Kalung emas 3 gram dirampas pelaku yang kabur menggunakan sepeda motor.

Nenek 88 Tahun Jadi Korban Penjambretan di Bandung, Kalung Emas 3 Gram Raib
Kapolsek Andir Kompol Triyono

INILAHKORAN.ID – Seorang nenek berusia 88 tahun menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Gang Fatah 1, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Kalung emas seberat 3 gram milik korban dirampas pelaku.

Peristiwa penjambretan tersebut terjadi pada Senin, 10 Agustus 2026, sekitar pukul 20.30 WIB. Saat kejadian, korban keluar rumah untuk melihat situasi di sekitar tempat tinggalnya.

Kapolsek Andir Kompol Triyono mengatakan korban keluar rumah sekitar pukul 20.15 WIB. Saat tiba di depan gang, korban dihampiri seorang pengendara sepeda motor.

"Korban keluar rumah pukul 20.15 WIB ingin melihat situasi di luar. Sesampainya di depan gang, ada satu pengendara roda dua yang menghampiri korban dan saat itu juga kalung emasnya diambil," ujar Triyono, Rabu, 12 Agustus 2026.

Akibat aksi penjambretan tersebut, korban mengalami luka ringan di bagian siku. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan visum.

"Korban mengalami luka sedikit di sikut dan sudah kami lakukan visum. Barang yang diambil hanya kalung emas seberat kurang lebih 3 gram yang saat itu digunakan oleh korban," tuturnya.

Polisi kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut, pelaku diduga beraksi seorang diri menggunakan sepeda motor.

Pelaku diketahui mengenakan jaket berwarna oranye saat menjalankan aksinya.

Setelah merampas kalung korban, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor dengan melawan arah menuju kawasan Bundaran Sudirman.

Sejumlah warga sempat berusaha mengejar pelaku. Namun, pengejaran tersebut terhenti setelah warga kehilangan jejak pelaku di sekitar Bundaran Sudirman.

"Pelaku kabur melawan arah mengarah ke Bundaran Sudirman. Ada saksi yang mencoba melakukan pengejaran, tetapi ketika sampai di Bundaran Sudirman sudah kehilangan jejak," kata Triyono.

Polsek Andir masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

Polisi juga mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk rekaman CCTV dari lokasi kejadian hingga jalur yang diduga digunakan pelaku saat melarikan diri.

"Kami sudah melakukan pengecekan ke TKP dan saat ini masih mengumpulkan bukti CCTV, baik pada saat pelaku datang sampai pelaku pergi. Kami masih menelusuri dan melakukan penyelidikan," pungkas Triyono.


Editor : Ahmad Sayuti