Nestapa Harun, Rumahnya Ludes Dilalap Api yang Berasal dari Tungku Gula Merah

Nasib nahas dialami Harun (50) Warga Kampung Tarikkolot, Kecamatan Mekarmukti, Garut. Rumahnya ludes dilalap si jago merah.

Nestapa Harun, Rumahnya Ludes Dilalap Api yang Berasal dari Tungku Gula Merah
Sebuah bangunan rumah permanen milik Harun (50) di Kampung Tarikkolot RT 02 RW 04 Desa Cijayana Kecamatan Mekarmukti ludes terbakar, Kamis 30 September 2021, sekitar pukul 13.00 WIB.
INILAH, Garut- Sebuah bangunan rumah permanen milik Harun (50) di Kampung Tarikkolot RT 02 RW 04 Desa Cijayana Kecamatan Mekarmukti ludes terbakar, Kamis (30/9/2021), sekitar pukul 13.00 WIB.
 
Diduga api yang melumat bangunan rumah berukuran 10 meter kali enam meter itu bersumber dari api tungku pembuatan gula merah yang ada di rumah bersangkutan.
 
Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam kejadian yang menimpa bangunan rumah milik Harun yang juga Ketua RT setempat tersebut.
 
Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan rumah. Terlebih upaya pemadaman api juga hanya mengandalkan peralatan seadanya.
 
Warga sekitar bersama unsur pemerintah kecamatan termasuk satuan Polisi Pamong Praja, Bintara Pembina Desa, serta perangkat pemerintahan desa setempat bahu membahu mengambil air dengan ember dari tangan ke tangan untuk memadamkan api. Sebagian menyemprotkan air menggunakan selang biasa.
 
Namun begitu, api akhirnya berhasil dipadamkan, dan tak merambat ke bangunan rumah lainnya. 
 
 
"Warga pun memberikan bantuan ala kadarnya sebagai bentuk solidaritas terhadap korban terdampak kebakaran. Alhamdulillah ! Api berhasil dipadamkan, dan dilakukan pembersihan sisa-sisa api oleh Damkar (Pemadam Kebakaran) Bungbulang," kata Sekretaris Kecamatan Mekarmukti Ma'mun Gunawan.
 
Menurutnya, akibat kebakaran tersebut, selain seluruh bangunan rumah beserta sebagian isinya ludes dan hanya menyisakan tembok bangunan rumah, turut terbakar sebanyak 1,5 ton padi, 5 kuintal pupuk, dan uang tunai sebesar Rp2 juta.
 
 
"Kerugian material keseluruhannya masih dihitung," katanya.(zainulmukhtar)


Editor : inilahkoran