Netizen Jepang Kritik Lisa BLACKPINK Usai Bagikan Foto di Balik Layar 'Dream' dengan Kentaro Sakaguchi
Netizen Jepang Kritik Lisa BLACKPINK karena foto di balik layar 'Dream' dinilai terlalu intim.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Setelah musik video (MV) 'Dream' dirilis, Lisa BLACKPINK langsung membagikan Foto dirinya dengan Kentaro Sakaguchi di balik layar.
Foto-Foto yang dibagikan di media sosial menunjukkan interaksi kedua artis yang dekat dan intim, yang membuat beberapa penggemar Jepang merasa tidak nyaman.
Namun, komunitas penggemar Lisa BLACKPINK segera membelanya, menekankan bahwa interaksi tersebut merupakan bagian dari konteks artistik film dan diperlukan untuk menyampaikan kedalaman emosionalnya.
Mereka menekankan bahwa adegan-adegan tersebut profesional dan tidak melanggar batasan apa pun.
Lisa BLACKPINK beradu akting dengan Kentaro Sakaguchi dalam film pendek 'Dream'.
Proyek ini mengeksplorasi tema cinta dan kenangan, dan menuai pujian atas kualitas emosional dan sinematiknya.
Sebuah Foto di balik layar yang dibagikan Lisa BLACKPINK di Instagram menjadi pusat kontroversi, di mana dia menggigit lengan Kentaro Sakaguchi dengan bercanda di luar kamera.
Beberapa penggemar aktor tersebut di Jepang menuduh Lisa BLACKPINK melakukan perilaku yang tidak pantas, bahkan menyebutnya "pelecehan seksual".
Namun, yang lain menganggapnya sebagai candaan yang tidak berbahaya antar rekan kerja.
Seiring beredarnya Foto tersebut, Lisa BLACKPINK menghadapi kritik yang semakin meningkat dari sebagian Netizen Jepang.
Awalnya, kritik terfokus pada Foto tersebut, tetapi reaksi negatif semakin meningkat ketika beberapa pengguna mulai mengunggah kembali video-video lama Lisa BLACKPINK yang tidak relevan, dengan menyertakan komentar negatif.
Hal ini memicu kekhawatiran akan adanya serangan daring yang ditargetkan terhadap sang idola.
Meskipun mendapat reaksi keras, banyak penggemar mendesak adanya perspektif yang lebih seimbang dan objektif.
Mereka berpendapat bahwa Lisa BLACKPINK dan Kentaro Sakaguchi adalah seniman profesional yang bekerja di lingkungan kreatif yang seringkali membutuhkan keterbukaan emosional dan beragam bentuk ekspresi.
Mereka mencatat bahwa menunjukkan keintiman antar-bintang merupakan hal yang umum di industri hiburan, terutama dalam proyek kolaborasi seperti 'Dream'.
Film pendek 'Dream' berdurasi lima menit dan dirilis pada 13 Agustus 2025, sebagai bagian dari proyek musik solo Lisa BLACKPINK.
Disutradarai oleh Ojun Kwon, film pendek ini mengusung gaya puitis dan artistik, mengisahkan seorang perempuan yang berduka atas kehilangan pasangannya (diperankan oleh Kentaro Sakaguchi).
Melalui momen-momen hening sehari-hari, sang tokoh utama menyimpan kenangan dan emosi, menciptakan ruang yang hening sekaligus mengharukan.***
Editor : Irma Nurfajri


