Ngaku Salah dan Menyesal, Penyuap Bupati Indramayu 'Mewek'

Penyuap Bupati Indramayu nonaktif Supendi, Carsa ES menangis di persidangan. Dia mengaku bersalah dan menyesal. Dirinya tak menyangka bakal duduk di kursi pesakitan karena dugaan menyuap Bupati Indramayu Supendi.

Ngaku Salah dan Menyesal, Penyuap Bupati Indramayu 'Mewek'
Foto: Syamsuddin Nasoetion

INILAH, Bandung - Penyuap Bupati Indramayu nonaktif Supendi, Carsa ES menangis di persidangan. Dia mengaku bersalah dan menyesal. Dirinya tak menyangka bakal duduk di kursi pesakitan karena dugaan menyuap Bupati Indramayu Supendi.

Hal itu terungkap dalam sidang kasus dugaan suap pengaturan proyek di Pemkab Indramayu dengan terdakwa Carsa ES, di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Rabu (12/2/2020).

Sidang pemeriksaan terdakwa dipimpin majelis I Dewa Gd Suardhita. Menjelang agenda persidangan ditutup, dan akan dilanjutkan dengan agenda tuntutan. Dewa pun menanyakan soal riwayat kehidupan Carsa.

”Apakah saudara punya istri dan anak, dan pernah dihukum,” tanya Dewa.

”Saya punya satu orang istri, dua orang anak dan empat orang cucu. Saya pernah ditahan empat tahun,” katanya sambil menangis.

Dewa pun langsung memandang ke deretan banku pengunjung dan meminta agar keluarga Carsa mengangkat tangannya. Kemudian seorang wanita paruh baya memakai kerudung hitam didampingi Cucunya mengangkat tangan sambil menangis.

”Apakah saudara terdakwa mengaku bersalah dan menyesal,” tanya Dewa lagi.

”Saya mengaku bersalah dan menyesal. Saya tidak menyangka akan seperti ini,” ujar Carsa yang mengaku mantan preman tersebut.

"Bapak bersabar dulu, yang penting Bapak mengaku bersalah," kata Dewa.

Sidang pun ditunda pekan depan dengan agenda pembacaan tuntutan dari JPU KPK. (Ahmad Sayuti)


Editor : Doni Ramdhani