Optimalkan Sosial Media, Golkar Jabar Bidik Kemenangan di Pileg dan Pilpres 2024
Guna memenangkan pemilihan legislatif (Pileg) dan Calon Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming pada Pilpres 2024 di Provinsi Jawa Barat, DPP Golkar Jabar bakal mengoptimalkan sosial media dalam berkampanye demi menarik simpati pemilik suara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Guna memenangkan pemilihan legislatif (Pileg) dan Calon Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming pada Pilpres 2024 di Provinsi Jawa Barat, DPP Golkar Jabar bakal mengoptimalkan sosial media dalam berkampanye demi menarik simpati pemilik suara.
Wakil Ketua Umum Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Ridwan Kamil mengatakan, dua target tersebut diharapkan dapat terealisasi di Jabar. Maka dari itu, melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) dan Pendidikan Politik Bidang Media Penggalangan Opini Golkar Jabar di Asrilia Hotel, Kota Bandung, Kamis 14 Desember 2023, diharapkan mampu memberikan dampak positif.
Melalui optimalisasi sosial media oleh kader dan relawan di 27 kota/kabupaten, kemenangan partai berlambang beringin tersebut di Jawa Barat dapat terwujud.
"Partai Golkar ingin menjadi partai pemenang di Jabar, khususnya dengan harapan calon presiden pasangan 02 yang menang, kemudian partainya juga juara di Jabar," harap Emil di sela kegiatan.
Melalui pelatihan ini sambung Emil, kader dan relawan dapat membuat konten yang baik, untuk menarik simpati masyarakat Jabar. Sehingga Golkar dapat menjadi pemenang pada kontestasi Pemilu 2024.
"Kita harus berada di ruang-ruang informasi yang menjadi tempat mencari informasinya para pencoblos. Hasil surveinya mayoritas mencari informasi di media sosial. Waktu tinggal 60 hari lagi, sehingga tidak boleh ada yang berdiam diri memberikan konten-konten positif," ucapnya.
Lebih lanjut dia membeberkan, para peserta telah mendapatkan tips dan trik daringa dalam membuat konten positif di sosial media, bagaimana membangun citra Partai Golkar supaya menjadi pilihan utama masyarakat.
"Saya tadi ngisi materi satu jam bagaimana membuat viral konten-konten yang positif Pemilu. Harus cerewet, serius tapi bercanda ujung-ujungnya kampanye, konten tidak harus bikin sendiri tapi bisa pinjem tapi sumbernya harus dicantumkan," terangnya.
Sementara Sekretaris DPP Golkar Jabar MQ Iswara menyampaikan, dipilihnya sosi media sebagai ranah kampanye karena daru 35,7 juta pemilih, 23 juta di antaranya adalah pengguna sosial media yang menggunakan internet rerata empat jam perhari.
"Kami Partai Golkar sebagai partai modern yang terus mengikuti zaman, tentunya harus beradaptasi dengan keinginan partai. Artinya bagaimana keinginan para pemilih yang ada di Jabar," ucapnya.
Maka dari itu, melalui skema ini diharapkan mampu menyosialisasikan program Golkar secara optimal di Jabar. Mengingat lebih dari 50 persen pemilih adalah anak muda, dimana setengahnya belum memiliki pilihan.
"Ini yang ingin kita maksimalkan, karena sebagian dari mereka belum menentukan pilihan. Ini target kami yang akan dikejar," pungkasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

