Optimalkan Zona Baru di TPA Sarimukti, Sekda Jabar: Sembari Menunggu Penyelesaian TPPAS Legok Nangka
Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan, pihaknya bakal mengoptimalkan zona baru di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan, pihaknya bakal mengoptimalkan zona baru di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Optimalisasi zona baru di TPA Sarimukti tersebut dilakukan sembari menunggu penyelesaian pembangunan TPPAS Legok Nangka yang ditargetkan rampung pada tahun 2028.
Herman menjelaskan, pihaknya tengah menggenjot penyelesaian pembangunan zona 5 yang merupakan zona baru di TPA Sarimukti untuk pembuangan sampah.
"Saat ini kami sedang finishing touch zona 5, luasnya 6,5 hektare. Sekarang pekerjaan utamanya sudah selesai senilai Rp20 miliar. Sudah hampir selesai tinggal pemasangan geomembrane," kata Herman di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Herman menerangkan, pengerjaan pemasangan geomembrane untuk pengaliran air lindi itu ditargetkan selesai pada bulan Mei tahun 2025 ini. Setelah itu, barulah zona baru bisa dioperasikan.
"Jadi kita kejar target mudah-mudahan Mei ini bisa efektif (zona 5) karena semua fasilitas penunjang sudah siap," ujar Herman.
Saat ini, TPA Sarimukti hanya mengandalkan zona 3 untuk menampung sampah se-Bandung Raya. Sementara zona 1, 2, serta 4 sudah ditutup karena overload.
"Jadi dengan zona 3 dan zona 5 yang diaktifkan, kurang lebih TPA Sarimukti ini bisa bertahan kurang lebih 3,5 tahun. Itu tadi, kami targetkan TPPAS Legok Nangka selesai, TPA Sarimukti juga ditutup," katanya.
Dikatakan Herman, Pemprov Jabar tengah melakukan akselerasi penyelesaian Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka, Kabupaten Bandung.
Pasalnya, selain ditargetkan rampung pada 2028 mendatang, di tahun yang sama masa operasi TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berakhir beroperasi lantaran sudah overload.
"Mudah-mudahan awal 2028 (TPPAS) Legok Nangka sudah selesai. Jadi kami balapan akselerasi (penyelesaian Legok Nangka) dan (TPA) Sarimukti juga berakhir di tahun 2028. Jadi pas Sarimukti ditutup, Legok Nangka buka," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman di Kecamatan Cipatat.
Dijelaskan Herman, progres pengerjaan TPPAS Legok Nangka saat ini sedang menunggu legal opinion dari PLN berkaitan dengan upaya menghasilkan listrik dari sampah.
"Sekarang kami masih menunggu legal opinion karena terkait dengan kelistrikan. Ada penugasan dari kementerian ESDM kepada PLN," jelasnya.
"Jadi syaratnya harus ada legal opinion. Mudah-mudahan bulan ini bisa diselesaikan. Kami sudah komunikasi dengan sekjen di Kementerian ESDM. Kalau sudah ada penugasan ke PLN, saya kira financial close bisa tahun ini," imbuhnya.
Editor : Doni Ramdhani


