P3JB Bakal Terus Desak Pemprov Jabar Cabut Larangan Study Tour

Solidaritas Para Pekerja Pariwisata Jawa Barat (P3JB) bakal terus mendesak Pemerintahan Provinsi Jabar, untuk mencabut surat edaran pelarangan kegiatan study tour.

P3JB Bakal Terus Desak Pemprov Jabar Cabut Larangan Study Tour
Koordinator P3JB Herdis Subarja mengatakan, poin ketiga dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat Nomor 45/PK.03.03/KESRA melemahkan sektor pariwisata dan mengancam mata pencaharian ribuan pekerja. (syamsuddin nasoetion))

INILAHKORAN, Bandung - Solidaritas Para Pekerja pariwisata Jawa Barat (P3JB) bakal terus mendesak Pemerintahan Provinsi Jabar, untuk mencabut surat edaran pelarangan kegiatan study tour.

Walaupun hingga kini Gubernur Jabar Dedi Mulyadi tetap pada komitmennya untuk tidak akan mencabut edaran tersebut karena dinilai memberatkan orangtua.

Koordinator P3JB Herdis Subarja mengatakan, poin ketiga dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat Nomor 45/PK.03.03/KESRA melemahkan sektor pariwisata dan mengancam mata pencaharian ribuan pekerja.

"Tentunya, perjuangan para pekerja pariwisata Jawa Barat tidak sampai disini, selama Gubernur Jabar belum mengganti dan atau menghapus poin larangan kegiatan study tour sekolah, kami P3JB akan terus melakukan berbagai upaya termasuk upaya politik dan hukum," ujarnya saat dihubungi, Selasa 22 Juli 2025.

Menurutnya, kebijakan pelarangan study tour yang dilakukan sekolah, sangat berdampak pada nasib para pekerja yang berkecimpung di sektor pariwisata.

Salah satu imbasnya, yakni banyak pemandu wisata yang mata pencaharian terganggu, bahkan sampai ada yang berbulan-bulan tidak mendapatkan penghasilan.

Selain itu, para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan di obyek wisata mengeluhkan sepinya kunjungan wisatawan hingga terancam gulung tikar.

"Dampaknya sangatlah signifikan, pasar yang kita sebut sebagai simbiosis mutualisne sejak lama ini telah berjalan dan saling menopang ekonomi rakyat kecil," kata Herdis.

Herdis berharap, Gubernur Dedi Mulyadi mendengarkan keluhan para pekerja pariwisata, dengan merevisi surat edaran pelarangan kegiatan study tour

"Harapannya adalah selama belum ada solusi pengganti kita desak terus Gubernur Jabar, terserah mau ganti namanya apa, dengan catatan ada perbaikan aturan dan tata caranya sehingga kedepan menjadi win win bagi semuanya, baik orangtua siswa, sekolah, usaha sektor pariwisata dan UMKM," tandasnya. 


Editor : Doni Ramdhani