Pakansari, Rumah Baru Harapan Sepak Bola
PAKANSARI bukan sekadar arena pertandingan. Stadion ini disiapkan menjadi panggung sepak bola masa depan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Sorak ribuan penonton masih menggema di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Di lapangan hijau itu, Timnas Indonesia kembali menjalani pertandingan internasional.
Namun, di balik jalannya pertandingan, ada cerita lain tentang sebuah stadion yang terus berbenah untuk menjadi bagian penting dari perjalanan sepak bola nasional.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto yang dinilai serius menyiapkan Stadion Pakansari sebagai arena berstandar internasional.
Apresiasi itu disampaikan Erick seusai laga Indonesia kontra Kamboja pada Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Senin (28/7).
Menurut Erick, kemajuan sepak bola Indonesia tidak hanya bergantung pada kinerja pemain dan tim nasional. Dibutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, PSSI, klub, serta seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem sepak bola yang kuat.
“Sepak bola tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah pusat, daerah, stakeholder, klub, hingga tim nasional harus bersama-sama membangun sepak bola,” ujar Erick dalam keterangan persnya.
Dia menilai langkah Pemkab Bogor meningkatkan kualitas Stadion Pakansari menjadi bukti bahwa pemerintah daerah memiliki peran besar dalam mendukung perkembangan olahraga nasional.
Bukan hanya sebagai tempat pertandingan, stadion tersebut juga diproyeksikan menjadi markas bagi klub Liga 1 maupun Liga 2. Kehadiran fasilitas yang memadai diharapkan mampu memperkuat posisi Kabupaten Bogor dalam peta sepak bola Indonesia.
Erick mengaku melihat perubahan besar pada Stadion Pakansari dibandingkan kunjungan sebelumnya. Berbagai pembenahan fasilitas menunjukkan keseriusan pemerintah daerah menghadirkan stadion yang layak untuk pertandingan nasional hingga internasional.
“Saya apresiasi Pemkab yang bisa berinvestasi. Saya juga kaget karena persiapan fasilitasnya jauh lebih baik dibandingkan saat terakhir saya datang,” katanya.
Bagi Erick, keberadaan stadion berkualitas bukan hanya soal infrastruktur. Lebih dari itu, fasilitas olahraga menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet, mengembangkan pembinaan usia muda, dan menghadirkan kompetisi yang lebih baik. (gin)
Editor : Inilahkoran

