PAN Kota Bogor Yakin Raih 5 Kursi, Bima Akui Eddy Unggul di DPR RI
Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto yakin PAN Kota Bogor meraih lima kursi DPRD karena suara partainya meningkat hampir dua kali lipat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto yakin PAN Kota Bogor meraih lima kursi DPRD karena suara partainya meningkat hampir dua kali lipat.
Namun untuk suara DPR RI dapil Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur masih dipegang Eddy Soeparno yang unggul diatas Yane Ardian yang merupakan istri Bima Arya. Tetapi disoroti juga soal pengurangan suara di website real count KPU dan disebut salah satu kecacatan Pemilu 2024.
"Suara PAN di Kota Bogor, patokannya meningkat hampir dua kali lipat ya. Kalau untuk DPRD Kota Bogor diperkirakan 5 kursi. Untuk DPR RI meningkat suaranya dibandingkan 2019, kami mempertahankan satu kursi. Jadi satu kursi gemuk, ya," ungkap Bima kepada INILAHKORAN pada Selasa 20 Februari 2024.
Bima mengapresiasi, kader-kader PAN Kota Bogor yang berhasil menambah kursi dan memperbanyak wakilnya di DPRD.
"Ya, tentunya lebih banyak dari tahun lalu, ada tiga muka baru di DPRD, kang Eddy masih yang tertinggi di DPR RI. Saya masih melihat dipastikan satu kursi," tutur Bima.
"Semua lini meningkat dari Pemilu tahun sebelumnya. DPR RI kang Edy Suparno masih yang tertinggi dan yakin meraih satu kursi," tambah Bima.
Bima juga menyoroti soal berkurangnya suara di real count KPU. Hal tersebut merupakan ketidakjelasan dan merupakan salah satu kecacatan Pemilu 2024.
"Ya, tidak jelas pengurangan suara yang siginifikan real count KPU. Cacatnya Pemilu kali ini. Meski kami mempertahankan satu kursi gemuk lah ya. Saya mengapresiasi kerja keras kader-kader PAN. Memang yang pengurangan terjadi dimana-mana," paparnya.
Bima menegaskan, KPU RI harus dievaluasi.
"Minimal perubahan nya ada untuk tahun selanjutnya," tegasnya.
Saat ditanya soal koalisi Pilkada Kota, Bima belum bisa memastikan. Masih dinamis, masih dibicarakan tingkat pusat dan daerah.
"Pasti di daerah ada usulan nama, juga ditingkat DPP. Semua punya pertimbangan, selalu seperti ini. Akan digabungkan kondisi lokal dan arahan DPP. Untuk PAN sudah jelas rekomendasi ke Dedie A Rachim," pungkasnya.
Editor : JakaPermana

