Pasar Otomotif Domestik Mulai Menggeliat

Kondisi pasar otomotif saat ini relatif pulih pascapandemi. Buktinya, di GIIAS 2022 beberapa waktu lalu pameran otomotif itu menyedot animo yang relatif tinggi.

Pasar Otomotif Domestik Mulai Menggeliat
Mulai pulihnya pasar otomotif itu tampak dari kinerja penjualan Hyundai yang mengikuti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022. Pabrikan kendaran asal Negeri Ginseng itu membukukan angka pemesanan kendaraan yang relatif kinclong. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Kondisi pasar otomotif saat ini relatif pulih pascapandemi. Buktinya, di GIIAS 2022 beberapa waktu lalu pameran otomotif itu menyedot animo yang relatif tinggi.

Mulai pulihnya pasar otomotif itu tampak dari kinerja penjualan Hyundai yang mengikuti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022. Pabrikan kendaran asal Negeri Ginseng itu membukukan angka pemesanan kendaraan yang relatif kinclong.

Selama 11-21 Agustus yang lalu, PT Hyundai Motors Indonesia (Hyundai mencatat total sebanyak 3.619 surat pemesanan kendaraan (SPK). President Director Hyundai Woojune Cha mengatakan, capaian tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan GIIAS 2021.

“Dengan capaian 3.619 SPK itu, angka itu meningkat dua kali lipat dari gelaran serupa tahun sebelumnya,” kata Woojune, belum lama ini.

Menurutnya, produk Stargazer menjadi produk terlaris dengan 1.585 SPK. Disusul, Creta dengan sebanyak 1.191 SPK dan Ioniq 5 dengan total 399 SPK. Selain itu, Hyundai memenangkan tiga kategori selama GIIAS 2022 dan memecahkan Rekor MURI untuk Tampilan LED Terbesar di Pameran otomotif

“Hyundai sangat mengapresiasi antusiasme yang luar biasa dari pengunjung dan atas sambutan positif yang diberikan kepada kami melalui serangkaian penghargaan untuk Hyundai di GIIAS 2022,” ujarnya.

Dia menuturkan, catatan impresif itu semakin memotivasi untuk terus memperkuat posisi Hyundai sebagai game-changer untuk kendaraan yang inovatif dan futuristik. Melalui pencapaian ini, Hyundai sebagai merek yang berfokus pada pelanggan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk memaksimalkan kepuasan pelanggan.

Sedangkan, Chief Operating Officer Hyundai Indonesia Makmur menambahkan produk Stargazer saat ini menjadi bintang utama dengan diraihnya penghargaan Favorite Passenger Car MPV.

“Apalagi, Stargazer juga mendominasi penjualan Hyundai sebanyak kurang lebih sekitar 45% dari total SPK selama ajang otomotif tersebut. Hal ini membuktikan kepercayaan masyarakat terhadap produk Hyundai yang dibuat di Indonesia sangat tinggi dan sangat diminati,” ujarnya.

Kondisi serupa dialami PT Honda Prospect Motor (HPM). Agen tunggal pemegang merek Honda itu mencatat penjualan sebanyak 1.965 SPK pada pameran otomotif yang berlangsung di ICE-BSD City, Tangerang itu.

Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM Yusak Billy mengatakan, penjualan tersebut lebih tinggi 30% dibandingkan penjualan GIIAS tahun sebelumnya. Produk Brio menjadi model terlaris dengan volume 676 unit atau berkontribusi 35% terhadap total SPK.

“Model kedua dan ketiga terbesar yakni HR-V sebanyak 501 unit dan diikuti BR-V sebanyak 454 unit,” ujar Yusak.

Mulai menggeliatnya pasar otomotif itu pun diraskan PT Toyota Astra Motor (TAM). Selama sembilan hari penyelenggaraan pameran, TAM membukukan SPK tertinggi GIIAS 2022. 

Direktur Pemasaran TAM Anton Jimny Suwandy mengatakan, tercatat sebanyak 3.260 SPK kendaraan Toyota dari berbagai model terpesan. Tak heran, Avanza sejauh ini masih menjadi mobil dengan pemesanan terbanyak disusul Raize, Veloz, dan Kijang Innova.

“Avanza dan Veloz menyumbang 30% dari seluruh penjualan Toyota di GIIAS 2022. Jika ditotal, angkanya mencapai seribu unit lebih,” ujarnya.*** (dnr)


Editor : Doni Ramdhani