Pasar Sukasari Mulai Dibongkar, Pedagang Pindah ke TPS
Pembangunan Pasar Sukasari, Kecamatan Bogor Timur mulai berjalan, tahapan awal dimulai dengan pembongkaran beberapa struktur bangunan. Saat pembangunan ini bergulir, para pedagang eksisting seluruhnya sudah menempati Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang berada diaeral Pasar Sukasari.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, bogor - Pembangunan pasar sukasari, Kecamatan bogor Timur mulai berjalan, tahapan awal dimulai dengan pembongkaran beberapa struktur bangunan. Saat pembangunan ini bergulir, para pedagang eksisting seluruhnya sudah menempati Tempat penampungan Sementara (TPS) yang berada diaeral pasar sukasari.
Direktur Umum (Dirum) Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota bogor, Jenal Abidin mengatakan, pembangunan pasar berjalan lancar dan kondusif.
"Sampai saat ini pekerjaan pembangunan berjalan sesuai perencanaan.Ya, tentunya kondusif dengan pedagang," ungkap Jenal kepada wartawan pada Selasa (4/7/2023).
Jenal memaparkan, untuk tahapan yang saat ini dilakukan baru memasuki tahap pembongkaran bangunan. Pembongkaran ditargetkan akan memakan waktu sampai 40 hari kedepan.
"Jadi, untuk proses bongkaran kami selalu pantau sejauh mana proses itu berlanjut. Targetnya 40 hari kerja, kami memastikan bongkaran itu kondusif pada lingkungan maupun pedagang," paparnya.
Jenal menerangkan, untuk mengefektifkan waktu pembongkaran, alat berat mulai masuk ke pasar sukasari dimulai Selasa (4/7/2023).
"Mudah mudahan sebelum 40 hari sudah rata. Besok atau lusa alat berat sudah masuk. Perumda PPJ Kota bogor terus melakukan upaya agar pembangunan terus berlanjut, tanpa adanya kendala," terang pria berkacamata ini.
Jenal menambahkan, soal waktu pembangunan fisik, tentunya menuggu tahapan pembongkaran selesai.
"Kepastian pembangunan setelah gedung rata atau selesai dibongkar. Baru setelah itu membuat tiang pancang dan ground breaking. Kami meminta doa dan dukungan dari masyarakat Kota bogor agar pembangunan berjalan dengan lancar dan sesuai target," pungkasnya.
Editor : JakaPermana

