Pasukan Rusia Makin ganas, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy Minta Komunitas Dunia Tak Hanya Bicara!
Invasi Rusia ke Ukraina semakin masif. Presiden Volodymyr Zelenskiy meminta komunitas dunia tak hanya bicara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Pasukan Rusia terus membabi-buta dalam invasi ke Ukraina, Jumat 25 Februari 2022. Presiden Peter Zelenskiy meminta dunia tak hanya bicara!
Invasi pasukan Rusia ke Ukraina semakin masif. Wajar, Presiden Vlodymyr Zelenskiy makin panik lantaran rudal-rudal terus menghantam Kiev.
Dalam invasi Rusia ke Ukraina hari ini, sirine serangan udara meraung di Kiev yang berpenduduk tiga juta jiwa itu.
Baca Juga: Kick Off 18.15 WIB! Ini Link Live Streaming Persib vs Persela Duel Krusial Liga 1 Indonesia
Seorang pejabat Ukraina mengatakan sebuah pesawat Rusia telah ditembak jatuh dan hancur usai menimpa sebuah bangunan.
Seorang pejabat senior Ukraina mengatakan pasukan Rusia akan memasuki daerah-daerah di sekitar Kiev pada Jumat dan tentara Ukraina sedang mempertahankan posisi mereka di garis depan meski kalah banyak.
Sekitar 100.000 orang pergi menyelamatkan diri ketika ledakan dan tembakan mengguncang kota-kota besar. Puluhan orang dilaporkan tewas.
Baca Juga: Ini Ciri Teman Baik dalam Islam, Ustadz Adi Hidayat: Ketika Sudah Dapat, Jangan Sampai Lepas!
Tentara Rusia merebut bekas pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl di utara Kiev ketika mereka bergerak dari Belarus.
Warga Ukraina membagikan rekaman yang belum jelas sumbernya pada Jumat tentang kapal perang Rusia yang memerintahkan tentara Ukraina di pos terluar Laut Hitam untuk menyerah. Tentara Ukraina lalu membalas: "Kapal perang Rusia, persetan!"
Zelenskiy mengatakan ke-13 tentara itu tewas oleh serangan Rusia dan akan menerima penghargaan anumerta.
Presiden Ukraina itu mengatakan dia mengerti tentara Rusia ingin membinasakannya tapi dia bertekad untuk bertahan di Kiev.
"Musuh telah menandai saya sebagai target nomor satu," kata Zelenskiy, memperingatkan lewat pesan video. "Keluarga saya adalah target nomor dua. Mereka ingin memusnahkan Ukraina secara politik dengan menghancurkan kepala negaranya."
"Saya akan bertahan di ibu kota. Keluarga saya juga di Ukraina," kata dia.
Zelenskiy mengatakan agresi yang terus dilakukan Rusia terhadap negaranya menunjukkan bahwa sanksi yang dikenakan Barat pada Moskow tidak cukup.
Baca Juga: Sean Penn Rekam Film Dokumenter Invasi Rusia di Ukraina, Temui Langsung Presiden
Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis melancarkan invasi yang mengejutkan dunia.
Tujuan Putin sesungguhnya dengan invasi itu masih belum jelas. Dia mengatakan bahwa ia tidak berencana menduduki negara itu secara militer, hanya melucuti persenjataan mereka dan menyingkirkan pemimpinnya.
Namun, setelah mengatakan bahwa Ukraina tidak sah sebagai negara, sulit dipahami jika dia hanya berusaha mengganti kepemimpinan lalu menarik pasukannya.
Baca Juga: Helmi Budiman Dorong Relokasi 12 Unit Rumah Terdampak Banjir Bandang Cikajang Garut
Rusia belum menyebut satu pun nama seseorang yang dianggap dapat diterima dan belum ada seorang pun yang maju untuk menjadi pemimpin baru Ukraina.***
Editor : inilahkoran


