Helmi Budiman Dorong Relokasi 12 Unit Rumah Terdampak Banjir Bandang Cikajang Garut

Pasca kejadian, Helmi Budiman menilai harus ada solusi jangka panjang dalam penanganan banjir bandang Cikajang Garut.

Helmi Budiman Dorong Relokasi 12 Unit Rumah Terdampak Banjir Bandang Cikajang Garut
Helmi Budiman mendorong relokasi 12 unit rumah terdampak banjir bandang Cikajang Garut.

INILAHKORAN, Garut - Pasca kejadian, Helmi Budiman menilai harus ada solusi jangka panjang dalam penanganan banjir bandang Cikajang Garut.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyebutkan salah satunya melakukan relokasi warga terdampak banjir bandang Cikajang Garut ke lokasi aman. Khususnya, 12 unit rumah di Desa Sukawargi Kecamatan Cisurupan yang terdampak parah.

Helmi Budiman menyebutkan, daerah paling parah dan rawan terdampak banjir bandang Cikajang Garut tersebut menimpa 12 unit rumah penduduk di Kampung Muara Desa Sukawargi Kecamatan Cisurupan. Pasalnya, ke-12 rumah tersebut berada di lahan yang lebih rendah dari pemukaan sungai Cimanuk.

Baca Juga: 30 Rumah Diterjang Banjir di Cisurupan dan Cikajang Garut

"Saya sudah menugaskan kepada Pak Camat. Saya juga meminta ke Pak Kades agar tolong dipikirkan tempat yang aman ya buat tinggal mereka. Itu mudah-mudahan ada cepatlah ada jawabannya di sebelah mana kira-kira (tempat relokasinya) dan ini adalah solusinya. Ya relokasi," kata Helmi Budiman, Jumat 25 Februari 2022.

Selain itu, dia menuturkan rusaknya hutan di sekitar kawasan bencana itu pun menjadi salah satu penyebab timbulnya bencana banjir bandang Cikajang Garut.

Sedangkan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut Satria Budi menuturkan daerah terdampak banjir bandang Cikajang Garut itu terjadi karena letak rumah warga berada di bawah permukaan sungai.

Baca Juga: Positif Covid 19, Seorang Bayi Berusia 2 Hari di Garut Meninggal Dunia

Menurutnya, setidaknya 30 unit rumah penduduk di tiga desa di Kecamatan Cisurupan dan di satu desa di Kecamatan Cikajang diterjang banjir bandang luapan sungai Cimanuk menyusul hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Rabu 23 Februari 2022.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun sejumlah warga sempat diungsikan ke tempat yang relatif lebih aman. (Zainulmukhtar)


Editor : inilahkoran