PBI Dinonaktifkan, Pasien Cuci Darah di Jabar Alami Kondisi Darurat
Penonaktifan kepesertaan Program Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan tak hanya berdampak administratif, tetapi juga memicu kondisi darurat pada pasien c
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Penonaktifan kepesertaan Program Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan tak hanya berdampak administratif, tetapi juga memicu kondisi darurat pada pasien cuci darah di Jawa Barat.
Ketua Komunitas Pasien Cuci Darah Jawa Barat, Riri YS, mengungkapkan beberapa pasien mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat terhambatnya layanan cuci darah. Bahkan, ada pasien yang mengalami sesak napas karena belum menjalani terapi secara rutin.
“Pasien yang terdampak berasal dari berbagai usia, termasuk lansia. Ada yang kondisinya sudah darurat karena belum bisa cuci darah,” kata Riri.
Dalam situasi tertentu, pasien disarankan untuk segera masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun, Riri menyebut banyak pasien ragu mendatangi fasilitas kesehatan karena mengetahui status PBI mereka tidak aktif.
Keraguan tersebut dikhawatirkan memperparah kondisi pasien, mengingat cuci darah merupakan terapi rutin yang tidak bisa ditunda bagi penderita gagal ginjal kronis.
Editor : Ahmad Sayuti

