PCNU Kabupaten Tasikmalaya Harapkan Ketum PBNU Baru Mampu Rangkul Seluruh Warga NU
Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya Atam Rustam menilai NU NU membutuhkan figur pemimpin yang dapat mengayomi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya Atam Rustam berharap ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang terpilih nantinya merupakan sosok yang mampu merangkul seluruh elemen organisasi, menjaga kebersamaan, serta mengedepankan transparansi dalam kepemimpinan.
Menurut Atam, NU membutuhkan figur pemimpin yang dapat mengayomi seluruh warga nahdliyin tanpa membedakan kelompok maupun latar belakang. Dia menilai kepemimpinan yang inklusif akan memperkuat persatuan dan konsolidasi internal organisasi.
"Kami ingin ada perubahan, ingin sosok Ketum PBNU yang bisa mengayomi masyarakat NU. Tidak ada kubu-kubuan dan betul-betul transparan," ujarnya, Senin (3/8/2016).
Selain mampu menjaga soliditas internal, calon ketua umum PBNU juga diharapkan memiliki kemampuan membangun hubungan yang baik, baik di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, hal tersebut penting untuk memperkuat peran NU di berbagai bidang.
Atam mengungkapkan, sejauh ini terdapat sejumlah nama yang diketahui berpeluang maju dalam bursa calon ketua umum PBNU. Banyaknya kandidat dinilai menjadi bukti tingginya antusiasme untuk mengabdi kepada organisasi.
"Ada tujuh orang yang saya tahu. Mudah-mudahan banyaknya calon ini menunjukkan antusias mereka untuk mengurus NU dan para calon ini bisa bersatu," katanya.
Dia juga berharap proses menuju Muktamar ke-35 NU berlangsung dalam suasana yang sejuk dan tidak diwarnai penyebaran informasi bohong yang berpotensi memecah belah warga nahdliyin.
"Kita harus menjunjung tinggi kebesaran NU, tidak menerima berita hoaks. Tapi yang penting, kami menginginkan muktamar sukses dan bisa terlaksana sebaik-baiknya," tuturnya.
Di sisi lain, Atam menyebut persiapan keberangkatan peserta dari Kabupaten Tasikmalaya berjalan kondusif. Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU direncanakan berangkat menggunakan sekitar 10 bus menuju lokasi muktamar.
"Nanti di momen muktamar pengurus MWC bakal berangkat kurang lebih 10 bus. Ini menandakan antusias terhadap adanya Muktamar NU. Intinya, sosok yang mencalonkan sekarang harus sesuai dengan karakter NU," ucapnya.
Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada 27-31 Agustus 2026. Forum tersebut akan menjadi ajang penting bagi NU dalam menentukan arah organisasi sekaligus memilih kepengurusan PBNU untuk periode berikutnya.
Editor : Doni Ramdhani

