PDAM Tirta Jati Sah Dipimpin Hendra, Imron Beri Target

PDAM Tirta Jati Sah Dipimpin Hendra, Imron Beri Target
SAH: Hendra Chandra Saputra menandatangani dokumen pelantikan sebagai Direktur PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon, Rabu (4/11).(INILAH/MAMAN SUHARMAN)

INILAH, Cirebon- Bupati Cirebon, Imron, memberikan target khusus kepada Hendra Chandra Saputra yang baru dilantik sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon, Rabu (4/11).

Dalam dua setengah tahun ke depan, jumlah pelanggan perusahaan daerah tersebut ditargetkan meningkat hingga melampaui 50 ribu sambungan.

Target itu menjadi salah satu pekerjaan utama yang harus diselesaikan direktur baru. Pasalnya, hingga saat ini jumlah pelanggan PDAM Tirta Jati masih berada di kisaran 42 ribu, sehingga dibutuhkan penambahan sedikitnya 8 ribu pelanggan untuk mencapai angka yang ditetapkan pemerintah daerah.

Bupati Cirebon, Imron mengatakan, pergantian pimpinan PDAM Tirta Jati merupakan bagian dari keberlanjutan pengelolaan perusahaan setelah masa jabatan direksi sebelumnya berakhir.

"Kalau PDAM karena masa jabatan yang lama sudah habis, maka pelantikan ini melantik yang meneruskan saja," ujar Imron.

Meski hanya melanjutkan kepemimpinan sebelumnya, Imron tetap memberikan target kepada direktur baru. Menurutnya, jumlah pelanggan PDAM Tirta Jati harus terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat Kabupaten Cirebon yang mendapatkan akses pelayanan air bersih.

"Ya, kita ada target. Ternyata kita ini masih 42 ribu sekian, maka kami ingin menargetkan sampai 50 ribu plus satu," katanya.

Dengan target tersebut, manajemen baru dituntut mampu memperluas jaringan pelayanan sekaligus meningkatkan jumlah sambungan rumah secara bertahap.

Penambahan pelanggan juga harus memperhatikan kemampuan perusahaan dalam menyediakan pasokan air bersih. Sebab, perluasan jaringan tanpa diimbangi peningkatan kapasitas pelayanan berpotensi menimbulkan persoalan baru bagi pelanggan.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon, Hendra Chandra Saputra, menyatakan siap menjalankan seluruh arahan dan target yang diberikan Bupati Imron.

Hendra mengaku, dirinya akan berupaya memenuhi target penambahan pelanggan yang telah ditetapkan pemerintah daerah dalam kurun waktu dua setengah tahun.

"Tidak hanya mengejar pertumbuhan pelanggan, kami akan melakukan pembenahan terhadap kinerja PDAM Tirta Jati, terutama menyangkut kualitas pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.

Menurutnya, perbaikan pelayanan menjadi perhatian penting karena PDAM merupakan perusahaan daerah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

"Karena itu, pembenahan perusahaan tidak cukup hanya dilakukan melalui penambahan jumlah sambungan baru. Pelayanan terhadap sekitar 42 ribu pelanggan yang sudah ada juga harus menjadi prioritas kami," akunya.

Dia menilai, komitmen tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi dirinya dalam memimpin PDAM Tirta Jati. Selain memenuhi target pemerintah daerah, manajemen baru harus mampu menjaga kepercayaan pelanggan melalui pelayanan air bersih yang lebih baik.


Editor : Inilahkoran