Pedagang Tasik Tunda Aksi Protes Tarif Retribusi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Tasikmalaya- Pemerintah Kota Tasikmalaya akan akan meninjau ulang tarif retribusi pelayanan pasar setelah menerima aspirasi para pedagang.
Menyikapi komitmen tersebut, Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (Hipatas) memutuskan menunda rencana aksi unjuk rasa yang semula dijadwalkan berlangsung pada Jumat (7/8).
Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan antara Pemkot Tasikmalaya, DPRD Kota Tasikmalaya, Forum Pasar, Hipatas, serta organisasi perangkat daerah (OPD) di Aula Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (5/8).
Forum tersebut digelar untuk membahas keberatan pedagang terhadap kebijakan tarif retribusi pasar.
Ketua Hipatas Pasar Cikurubuk, Ahmad Jahid, mengatakan para pedagang meminta pemerintah meninjau kembali tarif retribusi karena dinilai memberatkan di tengah kondisi ekonomi saat ini.
“Intinya kami menuntut adanya perubahan atau penurunan tarif retribusi karena kami keberatan. Hasil pertemuan tadi pemerintah kota akan melakukan review terhadap tarif tersebut. Harapan kami tentu ada penurunan atau paling tidak kenaikannya bisa diminimalisasi. Kalau memang tidak bisa kembali ke tarif lama, itu menjadi hasil musyawarah,” katanya.
Menurut Jahid, adanya komitmen pemerintah untuk merevisi tarif melalui peraturan wali kota atau perwalkot membuat Hipatas memilih menunda aksi demonstrasi sebagai bentuk penghormatan terhadap proses yang sedang berjalan.
“Kami menunda rencana demo tanggal 7 Agustus sambil menunggu hasil review dari pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Daerah II Setda Kota Tasikmalaya, Hanafi, menjelaskan pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan para pelaku usaha di pasar tradisional.
Menurutnya, forum dialog digelar untuk menyamakan persepsi mengenai langkah yang sedang disiapkan pemerintah sekaligus mendengarkan aspirasi pedagang terkait kondisi usaha mereka.
“Pada prinsipnya kami mengomunikasikan harapan warga pasar dan menjelaskan apa yang sedang serta akan dilakukan pemerintah kota. Alhamdulillah, setelah komunikasi berlangsung, harapan pedagang dan rencana pemerintah ternyata saling bersambut,” ujar Hanafi.
(nunung nurohman)
Editor : Inilahkoran


