Pedestrian Cifor Dorong Investasi Ekonomi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Jalan Raya Cifor, Kecamatan Bogor Barat, tidak hanya disiapkan sebagai jalur pejalan kaki. Penataan pedestrian di kawasan itu diharapkan membuka ruang baru bagi aktivitas ekonomi sekaligus menarik investasi ke wilayah sekitar.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim berharap peningkatan fasilitas tersebut dapat mendorong tumbuhnya usaha warga maupun investasi dari luar Kota Bogor.
“Kemarin saya sudah meninjau langsung progres pembangunan pedestrian di Jalan Raya Cifor, Kecamatan Bogor Barat. Dengan peningkatan fasilitas ini, diharapkan wilayah tersebut dapat berkembang melalui hadirnya berbagai investasi, baik dari usaha yang dibangun warga sekitar Cifor atau dari luar wilayah Kota Bogor,” kata Dedie di IICC Botani Square, Selasa (29/9).
Penataan pedestrian di kawasan tersebut telah dimulai sejak 2023 dan kembali dilanjutkan pada 2026. Pemerintah Kota Bogor ingin jalur Bubulak-Cifor tidak sekadar menjadi akses pergerakan warga, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan usaha.
“Ya, program pedestrianisasi yang kini kembali dilanjutkan di wilayah Kecamatan Bogor Barat. Jadi keinginan warga Bogor Barat, jalur Bubulak-Cifor itu kan bisa dimanfaatkan untuk usaha yang benar,” papar Dedie.
Menurutnya, fasilitas yang tertata dapat memberikan rasa nyaman sekaligus membuka kepercayaan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha.
“Kalau trotoarnya benar, aksesnya benar, mereka juga mau investasi. Mereka juga mau menjadikan wilayah mereka, misalnya, untuk kegiatan-kegiatan ekonomi, usaha, dan lain sebagainya,” tambahnya.
Penataan pedestrian juga menjadi bagian dari pengembangan fasilitas di sekitar Terminal Bubulak. Saat ini, pembangunan sejumlah fasilitas pendukung terminal masih terus berlangsung.
Terminal tersebut tengah dilengkapi masjid dan kantor pengelola. Setelahnya, Pemkot Bogor menyiapkan fasilitas pendukung bagi para penumpang dalam tahapan pembangunan berikutnya.
“Terminal sedang dibangun masjid dan juga kantor pengelola terminal. Setelah itu ada tahap berikutnya, kami juga siapkan fasilitas pendukung bagi para penumpang. Jadi masih ada dua tahapan lagi ke depan,” jelas Dedie.
(rizki mauludi/gin)
Editor : Inilahkoran

