Pelaku UMKM di Alun-alun Cililin Bakal Ditata, Pemda KBB: Pedagang Nantinya Bakal Diundi

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal menjadikan basement Alun-alun Cililin untuk tempat para pelaku UMKM menjajakan barang dagangannya.

Pelaku UMKM di Alun-alun Cililin Bakal Ditata, Pemda KBB: Pedagang Nantinya Bakal Diundi

INILAHKORAN, Ngamprah - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal menjadikan basement Alun-alun Cililin untuk tempat para pelaku UMKM menjajakan barang dagangannya.

Pasalnya, Pemda KBB berharap keberadaan alun-alun yang mengusung konsep Little Madina itu bisa berdampak secara ekonomi kepada para pelaku UMKM di sekitarnya.

PJ Bupati Bandung Barat, Arsan Latif menilai, basement yang berada di bawah Little Madina cocok untuk dijadikan tempat berdagang para pelaku UMKM di kawasan tersebut. 

"Kalau UMKM tidak kita kasih tempat maka dia akan ada dimana-mana. Saya berpikir UMKM-nya di sebrang terminal atau parkirnya yang di terminal," kata Arsan.

Terkait kebijakan nominal sewa menyewa kios, terang Arsan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kecamatan Cililin sebagai pengelola Little Madinah. 

"Nah soal sewa itu ada dasar hukumnya nah sekarang serahkan kepada pak camat kalo mau menetapkan sewa ada aturannya Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Penggunaan Barang milik daerah mekanismenya ada," terangnya.

Namun, pihaknya pun nanti bakal menentukan besaran sewa bagi para pelaku UMKM yang nantinya berdagang di kawasan basement Little Madinah. Selanjutnya pemasukan yang ada bakal masuk ke kas daerah. 

"Nanti saya menetapkan besaran sewa itu yang dipakai. Saya cuman bilang sewanya gak masuk ke kecamatan tapi sewanya masuk ke kas daerah. Nah sewa itu menjadi salah satu sumber pemeliharaan," ujarnya.

Lebih lanjut Arsan menjelaskan, para pelaku UMKM yang bakal berdagang di sana nantinya diundi untuk menentukan lokasi atau kios yang akan ditempatinya. 

"Penempatannya bukan berdasarkan kenalan setelah kita patok kita diskusi semua UMKM. Lelang lotre saja itu jauh lebih adil supaya tidak kenapa di situ kenapa di sini," jelasnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Ruslan (40) mengatakan, dirinya sepakat dengan langkah yang diambil Pemkab Bandung Barat dalam menata para pelaku UMKM yang bakal berdagang di kawasan Little Madina.

"Kalau saya sebagai pengunjung setuju saja ketika memang penataan pedagang dilakukan karena memang demi kenyamanan bersama," ucapnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti