Kritisi Alun-alun Cililin Tak Kunjung Dibuka, Warga: Mubazir Gak Bisa Dinikmati
Tak kunjung dibukanya sejumlah Alun-alun di Kabupaten Bandung Barat (KBB) lantaran dipicu berbagai persoalan menuai kritik masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah -Tak kunjung dibukanya sejumlah Alun-alun di Kabupaten Bandung Barat (KBB) lantaran dipicu berbagai persoalan menuai kritik masyarakat.
Seperti diketahui, keberadaan Alun-alun Cililin yang mengusung konsep Little Madina hingga kini masih belum dibuka lantaran sejumlah fasilitas yang berada di kawasan tersebut hilang digasak maling. Padahal, Alun-alun itu sudah rampung sejak awal September 2023.
Hal itu pun terjadi di Alun-alun Lembang yang ditutup lantaran persoalan sampah yang dipicu para pengunjung yang tidak disiplin dalam menjaga kebersihan.
"Mubazir gak bisa dinikmati. Padahal sudah pembangunan sudah selesai dan telah diresmikan bupati," ungkap salah seorang warga Cililin, Dadang (50) kepada wartawan.
"Bahkan, kondisinya pun masih dipagar, masyarakat gak bisa masuk," imbuhnya.
Meski begitu, Dadang mengaku mengapresiasi langkah pemerintah mempercantik tampilan alun-alun Cililin. Sebab, keberadaan Alun-alun Cililin bisa jadi ruang publik dan tempat tamasya baru di wilayah selatan KBB.
Namun, selain penataan infrastruktur, pemerintah harus membuat skema pengaturan bagi PKL dan pengelola ruang publik ini.
"Kalau pun nanti dibuka harus jelas pula penataan PKL, parkir, dan petugas yang mengelola. Jangan cuma selesai di wilayah infrastrukturnya," paparnya.
Menurutnya, revitalisasi alun-alun Cililin ini sebelumnya bertujuan agar menjadi wisata religi dan pusat edukasi pendidikan Islam, serta penggerak ekonomi.
"Tujuan ini bisa jadi sia-sia kalau alun-alunnya gak dibuka," tuturnya.
Sementara itu, Kepala PUTR KBB, Mochamad Ridwan Evi membenarkan adanya pencurian beberapa fasilitas yang berada di Alun-alun Cililin tersebut.
Menurutnya, sejak revitalisasi Alun-alun tersebut rampung pada awal September 2023 lalu, pihak memutuskan belum bisa membuka untuk umum karena sejumlah fasilitas seperti pompa air, rumput sintetis, hingga lampu taman digasak maling.
Oleh karena itu, guna mengantisipasi kejadian tak terulang lagi, area Alun-alun Cililin dipagar rapat dan dilarang dikunjungi oleh kontraktor.
"Untuk menjaga keamanan kita tutup lagi dan diputuskan belum bisa dikunjungi publik. Ini karena pompa, rumput sintetis, dan lampu taman di sana dicuri," kata saat ditemui di kantor Bupati Bandung Barat. *** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

