INILAHKORAN- Pembangunan Masjid Agung Kota Bogor terus dilanjutkan setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan perpanjangan waktu pelaksanaan kepada kontraktor selama 50 hari kedepan sejak 17 Desember lalu.
Pengerjaan saat ini pada tahap rangka kubah yang selanjutnya pemasangan kubah enamel.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi memaparkan, kondisi di lapangan saat ini sudah berjalan pada rangka, karena kegiatan di satu titik tidak bisa saling bersamaan atau paralel.
"Setelah selesai pondasi bor pile, kolom baja, lalu rangka, baru atap. Jadi memang harus menunggu satu selesai, baru berikutnya," ungkap Chusnul di jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal kepada wartawan pada Senin (27/12/2021) siang.
Chusnul melanjutkan, waktu pelaksanaan yang diberikan sampai pada 17 Desember 2021, didapati banyak kendala teknis di lapangan. Disamping itu, pada masa pandemi Covid-19 kemarin juga terkena pembatasan pekerja.
"Termasuk produk-produk di workshop. Jadi hal itu menyebabkan terhambat karena pandemi kemarin. Makanya sekarang kita berikan waktu perpanjangan (50 hari). Tapi ada denda maksimal 5 persen per hari satu per mil," tambahnya.
Chusnul memperkirakan, dengan tambahan waktu 50 hari tersebut, pembangunan lanjutan Masjid Agung dengan pendanaan sebesar Rp31 miliar bersumber dari APBD 2021 selesai. Bahkan DPUPR melalui pejabat pembuat komitmen (PPK) juga turun melakukan pengecekan barang-barang yang dibutuhkan di workshop.
"Hari ini tadi PPK mengecek ke workshop dan sudah jadi semua tinggal delevery. Sekarang juga yang sudah ada sudah di-setting, erection dan kirim. Lalu enamel sedang berproduksi juga. Jadi begitu rangka atap selesai semua, pemasangan enamel," bebernya.
Dikesempatan ini, Chusnul memastikan, pembangunan Masjid Agung akan dilanjutkan pada 2022. Namun untuk periode mendatang, tender proyek dengan nilai Rp27 miliar tersebut akan dilakukan awal tahun sekitar Januari 2022.
"Iya lelang awal tahun, bulan Januari. Tahap selanjutnya kami menyelesaian interior, lantai dan sebagainya. Fungsi masjid sudah bisa digunakan ibadah di tahun 2022. Untuk eksterior Masjid Agung sendiri pada 2023," pungkasnya.***