Pemkab Subang Salurkan Ratusan Pompa Air untuk Atasi Kekeringan Sawah

Pemkab Subang menyalurkan ratusan pompa air dan alsintan untuk mengatasi kekeringan sawah di wilayah utara.

Pemkab Subang Salurkan Ratusan Pompa Air untuk Atasi Kekeringan Sawah
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang menyalurkan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa pompa air untuk membantu petani mengatasi kekeringan yang melanda areal persawahan di wilayah utara Subang pada musim kemarau 2026.

Kekeringan terjadi di sejumlah sentra pertanian, terutama di Kecamatan Blanakan dan wilayah sekitarnya. Kondisi tersebut membuat ribuan hektare sawah mengalami kekurangan pasokan air, sehingga mengancam pertumbuhan tanaman padi yang baru memasuki fase vegetatif.

"Sekarang ini memang sedang sangat membutuhkan air karena umur padi baru sekitar 20 sampai 25 hari," ujar Juna, seorang petani di Kecamatan Blanakan, Subang, Senin (20/7/2026).

Menurut dia, minimnya pasokan air membuat tanah sawah mengering dan mulai retak-retak. Para petani pun khawatir tanaman padi akan mati apabila kondisi tersebut berlangsung lebih lama.

Untuk mengatasi persoalan itu, para petani bergotong royong melakukan normalisasi saluran irigasi yang mengalami pendangkalan agar aliran air dapat kembali mengairi lahan pertanian.

"Kami terus berupaya supaya air bisa masuk ke areal sawah yang sudah ditanami padi," katanya.

Sebagai langkah penanganan, Pemkab Subang telah menyalurkan ratusan mesin pompa air kepada kelompok tani di sejumlah wilayah terdampak kekeringan.

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita mengatakan bantuan alsintan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga produktivitas pertanian selama musim kemarau.

"Pemerintah berupaya mengantisipasi dampak kekeringan agar produksi pertanian, khususnya padi, tetap terjaga," katanya.

Sejumlah kelompok tani yang telah menerima bantuan pompa air antara lain Kelompok Tani Layungsari di Desa Citrajaya, Kelompok Tani Sukardi di Desa Kediri, serta Gapoktan Harapan Tani Jaya di Desa Binong.

Selain menyalurkan bantuan pompa air, Pemkab Subang juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk merealisasikan pembangunan tiga embung di kawasan pertanian wilayah utara Subang.

Pembangunan embung tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi krisis air saat musim kemarau sekaligus meningkatkan ketahanan sektor pertanian di Kabupaten Subang.***


Editor : JakaPermana