Pemkot Bandung Gelar Bazar Murah Kebutuhan Pokok, Catat Tanggal dan Lokasinya!

Pemkot Bandung gelar Bazar Murah kebutuhan pokok di akhir Maret 2022 ini. Catat tanggal dan lokasinya berikut ini:

Pemkot Bandung Gelar Bazar Murah Kebutuhan Pokok, Catat Tanggal dan Lokasinya!
Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah memastikan Pemkot gelar Bazar Murah.
INILAHKORAN, Bandung- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung akan menggelar Bazar Murah, merespon harga sejumlah bahan pokok yang mulai merangkak naik jelang bulan Ramadan.
 
Pelaksanaan Bazar Murah yang digagas Pemkot Bandung bekerjasama dengan Bulog Bandung, itu diselenggarakan akhir Maret 2022. 
 
"Kita ada rencana mau bazar Ramadhan. Waktu minggu lalu saya sudah melaporkan ke pak wali kota, karena ada beberapa harga komoditas yang agak meningkat dan kita akan bekerjasama dengan Bulog cabang Bandung," kata Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah, Selasa  22 Maret 2022.
 
 
Elly Wasliah menyebut, saat ini harga daging sapi per kilogram di pasar mencapai Rp 140 ribu. Saat bazar murah akan dijual Rp 110 ribu per kilogram.
 
Bazar Murah tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan ke masyarakat untuk mengakses sejumlah bahan pokok. 
 
"31 Maret rencananya. Satu titik saja, lokasinya di Rancasari. Kita juga akan menerapkan protokol kesehatab yang ketat," ucapnya. 
 
 
Selain daging sapi dituturkan Elly, Disdagin Kota Bandunh, juga akan menyediakan kebutuhan pokok gas 3 kilogram sebanyak 560 tabung. Serta  bekerja sama dengan beberapa toko ritel modern. 
 
"Kita akan undang ritel. Yang penting menyediakan kebutuhan masyarakat dan diprioritaskan yang memang sekarang ada peningkatan harga dijual lebih murah disana," ujar dia.
 
Dia menuturkan, pihaknya juga sudah mengusulkan permohonan kepada ketua Satgas Covid Kota Bandung untuk mengadakan bazar Ramadhan terkait izin kerumunan.
 
 
Selain itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat setempat dan kewilayahan. 
 
"Untuk komoditas yang mengalami kenaikan harga, yaitu cabai rawit hingga Rp 70 sampai 80 ribu. Tetapi komoditas ini bukan merupakan bagian dari komoditas strategis," tandasnya. *** (Yogo Triastopo) 
 
 


Editor : inilahkoran