Pemkot Bandung Hadirkan Dukungan Nyata untuk Keluarga Anak Disabilitas
Pemkot Bandung tengah menyiapkan, program day care disabilitas sebagai solusi nyata bagi keluarga prasejahtera yang memiliki anak penyandang disabilitas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemkot Bandung tengah menyiapkan, program day care disabilitas sebagai solusi nyata bagi keluarga prasejahtera yang memiliki anak penyandang disabilitas.
Program tersebut, dirancang untuk memberikan ruang bagi orang tua agar tetap bisa bekerja. Sementara anak-anak mereka mendapatkan pengasuhan dan perawatan yang laik.
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyampaikan, kebijakan ini lahir dari keprihatinan terhadap banyaknya keluarga tidak mampu yang harus menghadapi dilema antara bekerja atau mendampingi anak-anak mereka yang membutuhkan perhatian khusus setiap hari.
"Karena tidak ada tempat menitipkan anak-anak, banyak orang tua terpaksa tidak bekerja. Padahal mereka butuh penghasilan untuk bertahan hidup. Dengan program ini, kami ingin hadir sebagai solusi," kata Erwin, Sabtu 14 Juni 2025.
Menurutnya, anak-anak penyandang disabilitas bukanlah objek belas kasihan melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak tumbuh, berkembang dan berkontribusi di masa depan.
Oleh karena itu, Pemkot Bandung menargetkan program day care dapat berjalan tanpa biaya bagi keluarga prasejahtera dengan dukungan anggaran pemerintah.
Langkah ini sambung ia, juga akan diintegrasikan dengan skema bantuan sosial berbasis kebutuhan khusus agar lebih tepat sasaran. Artinya, tidak hanya sekadar bantuan finansial.
Tetapi juga intervensi berbasis layanan dan pendampingan.
"Sedang kami bahas dengan Dinas Sosial untuk memastikan anak-anak bisa dititipkan dalam lingkungan yang aman, terpantau dan tentu inklusif. Biayanya akan ditanggung oleh pemerintah," ucapnya.
Erwin menegaskan, Pemkot Bandung akan terus memperluas pendekatan inklusif dalam pembangunan. Termasuk akses terhadap pendidikan, kesehatan serta pemberdayaan berbasis komunitas.
"Dengan adanya program ini, orang tua dari kalangan prasejahtera tidak hanya diberikan ruang untuk mandiri secara ekonomi. Tetapi juga kepastian anak-anak mereka tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan yang layak," ujar dia. *
Editor : Firda Rachmawati

