Pemkot Bogor Perkuat Pengembangan SDM ASN dengan B-Smart CORPU
Pemkot Bogor resmi meluncurkan Bogor Smart Corporate University (B-Smart CORPU) sebagai langkah strategis memperkuat pengembangan kompetensi ASN
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi meluncurkan Bogor Smart Corporate University (B-Smart CORPU) sebagai langkah strategis memperkuat pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Peluncuran tersebut dibarengi dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh kepala perangkat daerah untuk mendukung pengembangan kapasitas pegawai secara terintegrasi.
Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, Kepala PT Taspen Cabang Bogor, Zul Akbar Yulianto, serta perwakilan Universitas Pakuan di Ballroom Hotel Onih, Kecamatan Bogor Tengah, Rabu (15/7/2026) malam.
Dedie Rachim berharap B-Smart CORPU dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan fokus awal pada pembangunan sistem dan penguatan nilai perusahaan (corporate value) Pemkot Bogor. Langkah ini menjadi fondasi utama agar seluruh ASN memiliki budaya belajar tinggi demi membentuk SDM yang unggul dan profesional.
"Saya harap B-Smart CORPU dapat dikembangkan dimulai dengan membangun sistem. Insyaallah, dengan ikhtiar ini suatu saat SDM Kota Bogor mampu mempercepat mewujudkan mimpi masyarakat menjadi kenyataan," kata Dedie dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/7/2026).
Dedie menegaskan aspek kompetensi, potensi, dan keahlian pegawai akan dipetakan secara terukur. ASN yang memiliki keunggulan nantinya dihimpun ke dalam wadah talent pool untuk dipersiapkan menjadi champion (kader unggulan) melalui berbagai pelatihan intensif agar siap mengisi kebutuhan organisasi di masa depan. Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) dalam memetakan kebutuhan pegawai.
Di sisi lain, Dedie mengingatkan bahwa keterbatasan kuantitas SDM saat ini harus diimbangi dengan akselerasi transformasi digital.
"Hal-hal seperti keterbatasan SDM, transformasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta penerapan Indikator Kinerja Utama atau Key Performance Indicator (KPI) menjadi kebutuhan masa depan yang harus dipersiapkan agar mampu menghadapi berbagai tantangan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Bogor, Dani Rahardian, menjelaskan bahwa forum diskusi publik ini digelar sebagai bagian dari implementasi pendekatan corporate university. Lewat program ini, ASN diharapkan tidak hanya berkembang secara individu, melainkan mampu membentuk organisasi pembelajar yang adaptif, inovatif, serta terbiasa berbagi pengetahuan (knowledge sharing).
"Selain memperbarui keterampilan sesuai tuntutan zaman, B-Smart CORPU juga dirancang untuk meningkatkan kapasitas individu, tim, dan organisasi. Output akhirnya tentu berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik, kinerja organisasi, serta kesejahteraan masyarakat Kota Bogor," katanya.
Dani menambahkan, pengembangan ASN kini wajib dikelola secara terintegrasi, sistematis, dan berorientasi pada hasil. Melalui metode CORPU, setiap perangkat daerah didorong menjadi wadah yang aktif mengembangkan kompetensi pegawai melalui kolaborasi dengan berbagai pihak eksternal.
"Kegiatan ini bertujuan memperoleh masukan, saran, dan rekomendasi dalam penyempurnaan kebijakan pengembangan potensi ASN secara terintegrasi, serta membangun komitmen bersama untuk menjadikan setiap unit kerja sebagai organisasi pembelajar," pungkas Dani.
Editor : Ahmad Sayuti

