Pemkot Bogor Pulihkan Layanan Armada Kebersihan

Pemkot Bogor Pulihkan  Layanan Armada Kebersihan
ATUR ULANG: Petugas tampak memadamkan api yang membakar TPAS Galuga, Kabupaten Bogor. Terkait pemulihan penanganan sampah, DLH mengatur ulang jadwal armada kebersihan.

INILAH, Bogor - Deru armada kebersihan kembali disiapkan untuk mengisi jalan-jalan Kota Bogor. Setelah sempat dilakukan penyesuaian akibat kondisi darurat di sekitar TPAS Galuga, Pemerintah Kota Bogor mulai menata kembali jadwal pengangkutan sampah agar pelayanan kepada masyarakat berangsur normal.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor melakukan pengaturan ulang jadwal armada mulai Rabu (9/9). Kebijakan tersebut dilakukan untuk memulihkan layanan persampahan sekaligus tetap memaksimalkan penanganan darurat yang masih berlangsung di TPAS Galuga.

“Hari ini akan diberlakukan pengaturan ulang jadwal armada, guna memulihkan layanan persampahan sekaligus memaksimalkan sisa penanganan darurat di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga,” kata Dedie, Rabu (9/9). 

Penataan jadwal itu menjadi bagian dari upaya menjaga dua kepentingan tetap berjalan beriringan. Di satu sisi, sampah dari permukiman dan berbagai titik pelayanan harus kembali terangkut. Di sisi lain, kawasan Galuga masih membutuhkan ruang bagi kendaraan dan personel yang bekerja menangani kondisi darurat.

Sehari sebelumnya, Pemkot Bogor memang memilih menyesuaikan sementara aktivitas pengangkutan sampah. Keputusan itu diambil agar kendaraan pengangkut sampah tidak memenuhi jalur yang juga digunakan mobil pemadam kebakaran, alat berat, dan kendaraan lain yang dikerahkan untuk penanganan darurat.

“Untuk pengangkutan sampah, hari Selasa kemarin coba dipending untuk disesuaikan dengan jadwal masuk kendaraan kedaruratan seperti damkar dan alat berat, sehingga tidak menimbulkan kemacetan yang panjang,” jelas Dedie.

Di tengah penataan kembali ritme pengangkutan sampah, penanganan kondisi darurat di sekitar TPAS Galuga terus dilakukan. Berbagai unsur bergerak menuju lokasi untuk mengendalikan situasi yang berdampak terhadap aktivitas persampahan Kota Bogor.

Dedie mengatakan seluruh potensi penanggulangan kebencanaan dikerahkan. Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama perangkat daerah terkait turun langsung dan bahu-membahu menangani kondisi di lapangan.

“Alhamdulillah, seluruh potensi untuk penanganan kebencanaan mulai dari Wakil Wali Kota Bogor, BPBD, serta Damkar Kota dan Kabupaten Bogor langsung turun bersama. Kami juga dibantu oleh Lanud Atang Sendjaja serta Komandan Resimen Brimob Kedunghalang yang sudah langsung terjun ke lokasi,” tutur Dedie.

Bantuan juga datang dari unsur kepolisian dan TNI. Dedie memberikan apresiasi kepada jajaran Polresta Bogor Kota, Polres Kabupaten Bogor, serta Korem 061/Suryakancana dan Kodim 0621 yang turut mengambil langkah cepat dalam penanganan kondisi darurat tersebut. (rizki mauludi/gin)


Editor : Inilahkoran