Tunanetra Mencari Ruang Berkarya

Tunanetra Mencari Ruang Berkarya
PELUANG KERJA: Yayasan Mitra Netra menggelar Bandung Employment Forum For The Blind 2026 bertema Career Connect, Independent and Empowered.

INILAH, Bandung - Ijazah sudah di tangan. Keterampilan pun dimiliki. Namun bagi sebagian penyandang disabilitas netra di Kota Bandung, pintu menuju dunia kerja masih belum banyak terbuka.

Data Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung mencatat, dari 3.065 perusahaan yang beroperasi, baru 60 perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas. Lebih memprihatinkan, hanya satu perusahaan yang tercatat pernah merekrut karyawan tunanetra.

Kondisi tersebut mengemuka dalam Bandung Employment Forum For The Blind 2026 bertema Career Connect, Independent and Empowered di Hotel Grand Asrilia, Bandung, Rabu (9/9).

Forum yang digelar Yayasan Mitra Netra bersama Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung dan PT Pijar Integra Psikologi Unpad itu mempertemukan perusahaan, perguruan tinggi, pemerintah, psikolog industri, serta organisasi penyandang disabilitas untuk membuka lebih banyak peluang kerja bagi tunanetra.

Kepala Bagian Humas dan Ketenagakerjaan Yayasan Mitra Netra Aria Indrawati mengatakan, Bandung memiliki banyak tunanetra lulusan perguruan tinggi, tetapi peluang mereka memasuki sektor formal masih sangat terbatas.

“Bandung adalah kota di mana ada banyak tunanetra lulusan perguruan tinggi, namun dari data Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung tahun 2025, baru ada satu perusahaan yang pernah menerima karyawan tunanetra,” ujar Aria.

Menurutnya, keterbatasan tersebut tidak selalu berkaitan dengan kemampuan. Perkembangan teknologi yang semakin aksesibel justru telah membuka beragam bidang pekerjaan bagi tunanetra, mulai dari customer service, administrasi, penulis konten, programmer hingga software tester.

Pengalaman sejumlah perusahaan dalam forum tersebut juga menunjukkan bahwa tunanetra mampu bekerja secara profesional ketika mendapat akses dan kesempatan yang sesuai.

Untuk mempertemukan kompetensi dengan kebutuhan industri, Mitra Netra menyediakan pendampingan gratis bagi perusahaan yang ingin merekrut tenaga kerja tunanetra. Pendampingan mencakup pemetaan posisi, penyesuaian aksesibilitas, pencarian kandidat hingga proses seleksi.

Upaya itu diharapkan mengikis keraguan dunia usaha sekaligus mengubah cara pandang terhadap penyandang disabilitas netra.

(yuliantono/gin)


Editor : Inilahkoran