Pemkot Cirebon Dorong CSR dan TJSL Perusahaan untuk Perkuat Pelayanan Sosial Anak

Pemkot Cirebon mendorong perusahaan memperkuat pelayanan sosial anak melalui program CSR dan TJSL. Saat ini, 170 anak mendapat pendampingan di lima titik binaan

Pemkot Cirebon Dorong CSR dan TJSL Perusahaan untuk Perkuat Pelayanan Sosial Anak
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati memberikan sambutan dalam kegiatan bersama anak binaan Dinas Sosial Kota Cirebon di McDonald’s By Pass Cirebon. Istimewa

INILAHKORAN.ID – Pemerintah Kota Cirebon mendorong keterlibatan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk memperkuat pelayanan sosial bagi anak.

Saat ini, sekitar 170 anak yang tersebar di lima titik binaan berada dalam pendampingan Dinas Sosial Kota Cirebon.

Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati mengatakan, keterlibatan perusahaan dibutuhkan karena pemerintah tidak dapat menangani seluruh persoalan sosial seorang diri. Dukungan dunia usaha diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.

“Pemerintah tidak bisa menangani persoalan sosial sendiri. Karena itu, keterlibatan dunia usaha sangat dibutuhkan untuk memperluas pelayanan, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan,” kata Farida, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan dalam rangka HUT ke-35 McDonald’s Indonesia menjadi salah satu bentuk keterlibatan dunia usaha dalam kegiatan sosial di Kota Cirebon. Farida berharap kontribusi serupa dapat dilakukan perusahaan lainnya dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan terharu melihat kebahagiaan anak-anak. Semoga apa yang dilakukan hari ini bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan swasta lainnya untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial di Kota Cirebon,” ujarnya.

Menurut Farida, Pemkot Cirebon terus memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak melalui pelayanan sosial, pendampingan, serta kebijakan terkait perlindungan anak dan perempuan.

Dukungan dunia usaha dinilai dapat melengkapi program pemerintah sehingga manfaat pelayanan sosial bagi anak dapat menjangkau lebih banyak penerima dan berlangsung secara berkelanjutan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Kota Cirebon Herlinah mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 170 anak yang tersebar di lima titik binaan. Sejumlah lokasi pelayanan tersebut berada di wilayah Duku Semar, Pekalipan, serta Kepatihan atau Pegajahan.

“Teman-teman dari dunia usaha bisa ikut berperan dalam mengatasi permasalahan sosial, terutama yang berkaitan dengan anak. Kami memiliki titik-titik binaan yang menjadi lokus pelayanan sosial anak,” kata Herlinah.

anak-anak binaan tersebut mendapatkan sejumlah bentuk dukungan dari Dinas Sosial, di antaranya bantuan permakanan dan perlengkapan sekolah. Namun, keterlibatan dunia usaha tetap diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka secara lebih optimal.

“Harapannya tentu ada dukungan dan partisipasi dari dunia usaha untuk meningkatkan kesejahteraan sosial di Kota Cirebon. Dengan kolaborasi, penanganan permasalahan sosial bisa dilakukan secara bersama-sama dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Pemkot Cirebon memastikan ruang kerja sama melalui program CSR maupun TJSL tetap terbuka. Program tersebut diharapkan diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat sehingga kontribusi perusahaan tidak bersifat sesaat, tetapi dapat mendukung keberlanjutan pelayanan sosial di Kota Cirebon.


Editor : Ahmad Sayuti