Pemkot Komitmen Dekatkan Pasar ke Area Pemukiman Pinggir kota

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menuturkan, saat awal beroperasi dirinya melakukan pengecekan di Pasar Pamoyanan dan berinteraksi dengan para pedagang. Ia juga sempat melihat bangunan pasar yang dinilai cukup baik sebagai pasar tradisional.

Pemkot Komitmen Dekatkan Pasar ke Area Pemukiman Pinggir kota

INILAHKORAN, Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkomitmen mendekatkan pasar ke pemukiman masyarakat, terbaru pasar Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara dan juga pasar Pamoyanan di Kecamatan Bogor Selatan dinyatakan mulai beroprasional awal Desember 2023 ini. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak bertumpu kepada pasar yang ada di pusat kota.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menuturkan, saat awal beroperasi dirinya melakukan pengecekan di pasar Pamoyanan dan berinteraksi dengan para pedagang. Ia juga sempat melihat bangunan pasar yang dinilai cukup baik sebagai pasar tradisional.

"Kami berharap tentu dengan dibukanya dua pasar ini, akses masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok sehari - hari bisa lebih mudah. Komoditi yang dijual juga bisa menunjang kebutuhan masyarakat yang riil," ungkap Dedie kepada wartawan di Wisma Dadali, Kecamatan Tanah Sareal pada Minggu 3 Desember 2023 pagi.

Dedie memaparkan, selain dua pasar yang telah beroprasional, ke depan akan ada beberapa pasar baru yang bisa lebih mendekatkan kepada pemukiman masyarakat. Sehingga masyarakat tidak hanya bertumpu kepada pasar yang ada di pusat kota.

"Insya Allah tahun depan masyarakat bisa menikmati pasar yang baru direvitalisasi. Seperti pasar Jambu Dua, Sukasari, Cunpok dan pasar Merdeka. Tujuannya tadi, agar sebaran logistik tidak terpusat di satu titik saja," papar mantan pejabat KPK RI ini.

Dedie menjelaskan, pedagang yang berjualan di dua pasar yang baru beroprasional ini, mayoritas berasal dari Kota Bogor. Meskipun belum lengkap dan penuh, namun masih ada kesempatan untuk masyarakat yang ingin berjualan di pasar Pamoyanan maupun Tanah Baru.

"Kami juga minta kepada masyarakat Bogor Selatan, khususnya di wilayah Pamoyanan, Cipaku dan Mulyaharja sekitarnya untuk belanja di di pasar Pamoyanan. Untuk wilayah Bogor Utara dan sebagian wilayah Bogor Tengah, bisa ke pasar Tanah Baru," jelasnya.

Terpisah, Direktur Utama Perumda pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Muzzakir mengatakan, bahwa di pasar Pamoyanan ada 36 los dan 9 kios serta 5 ruko yang disiapkan untuk para pedagang. pasar rakyat yang dibangun ini dikonsep seperti pasar modern. Sehingga lebih nyaman dan bersih.

"Ada makanan, kebutuhan pokok dan produk-produk pertanian, karena di Bogor Selatan masih banyak produk pertanian," terang Muzakkir.

Ia menjelaskan, untuk pasar Rakyat Tanah Baru Kota Bogor dibangun untuk menampung 140 pedagang, yang terdiri dari 14 unit Kios dan 126 unit los. pasar Tanah Baru direvitalisasi dengan menggunakan anggaran Dana Tugas Pembantuan Tahun Anggaran 2021 senilai Rp4 miliar dengan realisasi senilai Rp3,8 miliar melalui penugasan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 98 Tahun 2020.

"Jadi, semua infrastruktur pasar di Kota Bogor sedang dialihkan ke pinggiran kota dengan adanya pasar Tanah Baru dan Pamoyanan. Upaya mendekatkan pelayanan pasar kepada masyarakat terutama di kawasan perumahan juga menjadi target dari kami Perumda PPJ, sehingga bisa mengurangi kepadatan di pusat kota," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : Ahmad Sayuti