Pemkot Tasikmalaya Gandeng Swasta, 100 Tempat Sampah Diberikan untuk Kawasan Dadaha

Pemkot Tasikmalaya menggandeng sektor swasta untuk mendukung pembangunan. Cleo memberikan 100 tempat sampah untuk kawasan olahraga Dadaha.

Pemkot Tasikmalaya Gandeng Swasta, 100 Tempat Sampah Diberikan untuk Kawasan Dadaha
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan (kiri) menerima bantuan tong sampah plastik secara simbolis dari perwakilan pengusaha swasta, Senin (9/7/2026). N Nurohman

INILAHKORAN.ID – Pemerintah Kota Tasikmalaya terus mendorong kolaborasi dengan sektor swasta untuk mendukung pembangunan daerah, salah satunya melalui kerja sama dengan perusahaan air minum dalam kemasan Cleo di bidang lingkungan.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, diperlukan untuk menjawab persoalan dan kebutuhan masyarakat.

"Hari ini kita Pemkot Tasikmalaya harus banyak kolaborasi, karena tidak bisa sendiri. Memang tanggung jawab pembangunan itu pentahelik, tapi swasta juga harus membangun," kata Viman.

Dalam kolaborasi tersebut, Cleo memberikan bantuan 100 tempat sampah kepada Pemkot Tasikmalaya. Ratusan tempat sampah tersebut akan ditempatkan di kawasan olahraga Dadaha.

Viman menilai fasilitas kebersihan di kawasan Dadaha masih perlu ditambah, terutama tempat sampah. Kawasan tersebut merupakan salah satu ruang publik yang banyak dimanfaatkan masyarakat.

"Cleo merespons itu dengan baik. Jadi kita berkolaborasi Pemkot dengan Cleo ini berkaitan dengan isu lingkungan," ujarnya.

Viman berharap kerja sama dengan sektor swasta tidak berhenti pada bantuan sarana kebersihan di kawasan Dadaha.

Menurutnya, Pemkot Tasikmalaya membuka peluang kolaborasi serupa untuk berbagai lokasi dan program prioritas lainnya.

"Dan nanti juga berkolaborasi lainnya, bukan hanya di Dadaha tapi di tempat lain," kata Viman.

Pemkot Tasikmalaya juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk Bank BJB dan BTN. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai program prioritas pemerintah daerah.

"Bukan hanya Cleo, kami juga sedang berdiskusi, kemudian juga mengajukan kolaborasi dengan BJB dan BTN, dan pihak-pihak lainnya yang memang bisa kita mengintervensi program prioritas, isu-isu kita semua," tuturnya.

Selain memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta, Pemkot Tasikmalaya tengah mendorong penerapan manajemen talenta bagi aparatur sipil negara (ASN).

Viman mengatakan, lebih dari 400 ASN akan mengikuti proses profiling untuk memetakan potensi dan kompetensi masing-masing pegawai.

Pemetaan tersebut dilakukan agar penempatan ASN dapat disesuaikan dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki.

"Nah ini merupakan komitmen dari manajemen talenta. Kita memetakan ASN ini sesuai dengan potensinya, sehingga nanti penempatannya juga ditempatkan di tempat yang tepat," katanya.

Viman berharap penerapan manajemen talenta dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi ASN di lingkungan Pemkot Tasikmalaya.

"Manajemen talenta pun bisa memetakan bahwa potensi dari ASN-ASN di Kota Tasikmalaya ini kita bisa tahu petanya seperti apa," pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti