Pemprov Jabar Bakal Undang Apindo, Cari Solusi Sikapi Fenomena PHK Massal

Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin mengaku akan segera mengundang Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), mencari solusi sikapi maraknya fenomena PHK massal di Jawa Barat.

Pemprov Jabar Bakal Undang Apindo, Cari Solusi Sikapi Fenomena PHK Massal

INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin mengaku akan segera mengundang Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), mencari solusi sikapi maraknya fenomena PHK Massal di Jawa Barat.

Bey Machmudin mengatakan, terjadinya fenomena PHK Massal tentunya bakal menambah beban Pemerintah Provinsi Jawa Barat, karena berimbas dengan naiknya angka pengangguran.

"Kami akan panggil Apindo. Minggu depan mungkin. Kita bahas cari solusi bersama, karena PHK itu, juga menjadi beban juga buat kita semua," ujar Bey Machmudin di Kantor DPRD Jabar, Kota Bandung, Kamis 1 Agustus 2024.

Dia melanjutkan, dari pertemuan bersama Apindo kelak, diharapkan dapat membuahkan solusi mengurai masalah PHK Massal di Jabar.

"Kita cari solusi bersama. Bagaimana inovasi-inovasi yang mungkin masih bisa dilakukan dalam waktu jangka pendek," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membeberkan, sejumlah faktor yang menjadi biang kerok dari fenomena PHK Massal. Utamanya yang terjadi di sejumlah pabrik tekstil wilayah Jawa Barat.

Bahlil mengatakan, selain memang ada pabrik tekstil yang benar-benar gulung tikar hingga harus menutup usahanya, nyatanya ada pula sejumlah pabrik tekstil yang memindahkan bisnisnya ke daerah lain sehingga menyebabkan terjadinya PHK tersebut.

Dia pun menjabarkan dua faktor utama yang membuat industri tekstil lokal mengalami tekanan hebat. Pertama yakni soal kondisi mesin-mesin produksi yang sudah makin menua, dan kedua adalah soal biaya keekonomian yang lebih tinggi dibanding kompetitor dari negara lain. ***


Editor : JakaPermana