Pemprov Jabar Distribusikan Bantuan ke Wilayah Terdampak di Kabupaten Bandung

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan, bantuan bagi masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Bandung telah bergerak sejak Kamis malam.

Pemprov Jabar Distribusikan Bantuan ke Wilayah Terdampak di Kabupaten Bandung
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

INILAHKORAN.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan, bantuan bagi masyarakat yang terdampak banjir di kabupaten bandung telah bergerak sejak Kamis malam.

Distribusi sembako dan makanan siap saji dilakukan sebagai langkah tanggap darurat, di sejumlah titik yang terendam banjir akibat luapan sungai.

“Untuk masyarakat Kabupaten Bandung dan sekitarnya, saya sampaikan bahwa tim Provinsi Jawa Barat sejak tadi malam terus berjalan dan hari ini distribusi bantuan telah dilakukan, sembako, kemudian makan siang,” ujar Dedi dalam rekaman video yang diterima Jumat 5 Desember 2025.

Namun di balik penyaluran bantuan, Dedi menekankan bahwa penanganan bencana di Kabupaten Bandung tidak cukup dengan respons lapangan. Ia menegaskan perlunya penataan struktural dari hulu ke hilir agar banjir tahunan tidak kembali terjadi.

Dedi mengurai empat langkah mendesak yang harus dijalankan pemerintah daerah. Langkah pertama ialah memulihkan kawasan resapan di Ciwidey dan Pangalengan dengan mengembalikan fungsi lahan.

“Kebun sayurnya harus berubah kembali menjadi kebun teh atau tanaman keras. Tidak boleh terus-terusan terjadi penebangan dan alih fungsi lahan,” ucapnya.

Kedua, memperlebar daerah aliran sungai yang mengalami penyempitan. Ketiga, membangun kawasan resapan baru seperti danau atau kanal. Dan keempat, membangun bendungan di Kertasari sebagai pengendali aliran air dari wilayah hulu.

“Ini saran yang bisa dilakukan oleh Pemprov Jabar. Saya ucapkan terima kasih pada para bupati, wali kota, terus memonitor masyarakatnya, lakukan hal-hal yang terbaik,” katanya.

Di tengah penanganan banjir Bandung, Dedi juga tengah melakukan misi bantuan ke wilayah Sumatera yang sebelumnya dilanda bencana. Ia bergerak dari Bandara Minangkabau menuju Sibolga menggunakan dua pesawat Susi Air untuk mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan.

“Tadinya kita akan berangkat menuju Aceh, tetapi bandaranya masih dibersihkan sehingga perjalanan menuju Aceh kita tunda hari besok,” terangnya.

Dedi mengatakan logistik untuk Sumatera diberangkatkan menggunakan dua pesawat UCR yang mampu membawa bantuan dalam tiga kali penerbangan menuju Sibolga setiap hari. Ia berharap seluruh proses distribusi berjalan lancar dan dapat segera mengurangi beban warga.

“Saya ucapkan terima kasih pada semuanya, semoga apa yang dilakukan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandasnya. 


Editor : Ahmad Sayuti