Pemprov Jabar Rombak Habis Program Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Muhammad Taufiq Budi Santoso mengungkapkan, mayoritas program andalan pasangan Gubernur Ridwan Kamil dan Wakil Uu Ruzhanul Ulum periode 2018-2023, bakal dirombak habis.

Pemprov Jabar Rombak Habis Program Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum

INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Muhammad Taufiq Budi Santoso mengungkapkan, mayoritas program andalan pasangan Gubernur Ridwan Kamil dan Wakil Uu Ruzhanul Ulum periode 2018-2023, bakal dirombak habis.

Taufiq mengatakan, program-program yang dinilai kurang efektif akan direvitalisasi menyeluruh, agar memberi manfaat bagi masyarakat Jawa Barat.

Beberapa program seperti Petani Milenial kata Taufiq, menjadi salah satu yang bakal dirombak untuk memastikan regenerasi petani di Jabar dapat terus berjalan.

"Kita melakukan revitalisasi. Jadi, yang baik kita teruskan (revitalisasi). Kemudian program yang perlu disempurnakan, kita sempurnakan. Misal (program) Petani Milenial, kita teruskan tapi kita kemas (ulang) untuk regenerasi petani," ujarnya di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 23 Januari 2024.

Demikian pula program Sekoper Cinta kata Taufiq, juga menjadi bagian yang akan dirombak Pemprov Jabar pada saat ini.

Kendati demikian, dia mengaku ada beberapa program juga yang bakal dipertahankan seperti One Pesantren One Product (OPOP) dan Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha).

"Sekoper Cinta direvitalisasi. OPOP, Sadesha masih. Jadi semuanya kita kemas kembali. Kita lihat lagi, mana yang perlu diperbaiki, kita perbaiki," imbuhnya.

Sebelumnya Pemprov Jawa Barat telah menghentikan program Jabar Quick Response, tepatnya pada akhir 2023 silam. Dimana tugasnya kini dikembalikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing, seperti Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. (Yuliantono)***


Editor : JakaPermana