INILAHKORAN, Ngamprah - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan siswa, justru berujung petaka di SMP Negeri 4 Lembang.
Puluhan siswa mengalami keracunan setelah menyantap sajian
MBG pada Selasa 28 Oktober 2025.
Salah satu korban, Nazwa, siswa kelas IX, harus dilarikan ke RSUD Lembang setelah merasakan mual dan pusing sekitar enam jam setelah menyantap hidangan
MBG yang terdiri dari nasi, rolade, buah lengkeng, sayur, dan tempe goreng.
"Nasi, sayuran, rolade, tempe goreng, sama lengkeng, dimakan, habis," ujar Nazwa saat ditemui di RSUD Lembang, Rabu 29 Oktober 2025.
"Tapi tidak ada yang aneh dengan rasa maupun aroma makanan tersebut," ucapnya.
Direktur Utama RSUD Lembang, Muhammad Hidayat menyebut, hingga Rabu pagi, pihaknya merawat 19 pasien yang terdiri dari 18 siswa dan satu orang tua akibat keracunan makanan.
"Per pagi ini jam delapan, jumlah pasien yang berkunjung akibat keracunan makanan sekitar 21 orang, yang dirawat 19 orang," kata Hidayat.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan KBB, Lia N Sukandar, mengungkapkan bahwa hingga pukul 07.00 WIB, Rabu 29 Oktober 2025 tercatat 133 korban keracunan
MBG.
Dari jumlah tersebut, 30 orang masih menjalani perawatan medis di berbagai fasilitas kesehatan.
"Data per jam 7 tadi pagi, data diduga keracunan
MBG ada 133 orang, 103 sudah pulang dan 30 masih dirawat," jelas Lia.***