Pengawasan Lebih Transparan, Pemkot Bandung Optimalkan Digitalisasi Arsip
Pemkot Banduyng berupaya meningkatkan skor reformasi birokrasi dengan digitalisasi arsip agar pengawasan lebih transparan dan akuntabel
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemkot Bandung bertekad meningkatkan reformasi birokrasi dengan cara digitalisasi arsip agar lebih transparan dan akuntabel dalam pengawasannya.
Sekda Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain mengatakan, tata kelola arsip yang terintegrasi bukan hanya soal administrasi. Namun juga menjadi indikator penting, dalam penilaian reformasi birokrasi.
“Ketika arsip dikelola secara digital, proses pengawasan dan penataan menjadi lebih transparan dan akuntabel. Ini yang akan meningkatkan skor reformasi birokrasi kita,” kata Iskandar Zulkarnain, Jumat (3/4/2026).
Sambung dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung saat ini tengah mempercepat penerapan sistem pengelolaan arsip dinamis melalui aplikasi Srikandi. digitalisasi arsip, akan memudahkan aparatur dalam menghadapi audit maupun pemeriksaan.
“Dengan sistem digital, dokumen tidak lagi tercecer. Semua tersimpan rapi dan bisa diakses sesuai kebutuhan. Ini bentuk perlindungan sekaligus efisiensi kerja,” ucapnya.
Pihaknya juga mengapresiasi sejumlah kecamatan, yang telah sepenuhnya mengimplementasikan aplikasi tersebut. Namun dia mengingatkan, masih ada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang perlu segera menyesuaikan.
“Kita ingin seluruh perangkat daerah memiliki komitmen yang sama. Jangan sampai ada yang tertinggal, karena arsip digital ini bukan pilihan. Melainkan kewajiban,” ujar dia.
Lebih jauh, Iskandar menekankan digitalisasi arsip akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik. “Kalau arsip tertata dengan baik, masyarakat akan merasakan pelayanan yang lebih cepat dan prima. Itu tujuan akhirnya,” tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

