Perselisihan Upah Selesai, Pembangunan PLTA Upper Cisokan Kembali Berjalan Lancar

Polemik keterlambatan pembayaran upah pekerja proyek strategis nasional PLTA Upper Cisokan yang sempat mencuat ke permukaan kini menemukan titik terang.

Perselisihan Upah Selesai, Pembangunan PLTA Upper Cisokan Kembali Berjalan Lancar
Perselisihan terkait pembayaran upah pekerja PLTA Upper Cisokan telah selesai diselesaikan melalui kesepakatan bersama. (agus satia negara)

INILAHKORAN.ID - Polemik keterlambatan pembayaran upah pekerja Proyek Strategis Nasional PLTA Upper Cisokan yang sempat mencuat ke permukaan belum lama ini menemukan titik terang.

Kesepakatan damai telah dicapai melalui komunikasi intensif yang melibatkan pihak kontraktor pelaksana China Gezhouba Group Corporation (CGGC), subkontraktor, serta perwakilan pekerja, sehingga tidak ada lagi hambatan yang mengganggu jalannya pembangunan pembangkit listrik vital ini.

Perwakilan sumber daya manusia di CGGC, Katrin membenarkan kondisi di lapangan telah pulih kembali kondusif. Menurutnya, tidak ada lagi tindakan pemblokiran akses atau gangguan aktivitas yang menghambat laju proyek. 

"Seluruh pekerja telah kembali melaksanakan tugas masing-masing dengan penuh semangat dan ketenangan, mengingat hak upah yang menjadi tumpuan hidup keluarga telah dipastikan akan diterima sebagaimana mestinya," kata Katrin, Sabtu (8/8/2026).

Katrin menyebut, PLN selaku pemilik proyek berkomitmen untuk terus mendorong seluruh mitra pelaksana bekerja secara profesional dan patuh hukum. 

Dia menjelaskan, pemenuhan hak pekerja menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan martabat dan kesejahteraan ribuan pekerja beserta keluarga mereka. 

"Sinergi juga terus dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna memastikan proyek berjalan lancar, aman dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas," jelasnya.  

"Selain pembangunan fisik, program tanggung jawab sosial dan lingkungan tetap digalakkan agar kehadiran proyek ini membawa dampak positif yang menyentuh kehidupan warga sekitar," sambungnya.


Editor : Doni Ramdhani