Liga 1 Bakal Disetop Gegara Badai Covid 19, Begini Pernyataan Terbaru PT LIB
Liga 1 bakal disetop menyusul maraknya penyebaran Covid 19 di klub-klub peserta. PT LIB mengeluarkan pernyataan terbarunya berikut ini:
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- PT LIB (Liga Indonesia Baru) mengeluarkan pernyataan terbaru terkait gelaran kompetisi Liga 1 yang sedang diterpa badai Covid 19.
Seperti diketahui, kasus Covid 19 di klub-klub peserta Liga 1 terus bertambah. PT LIB sendiri masih menghelat beberapa pertandingan di pekan ke-22.
Teranyar, duel Persib vs PSM Makassar yang sejatinya berlangsung Rabu 2 Februari 2022 ditunda.
Gara-garanya, 14 penggawa Persib positif terpapar Covid 19.
"Sampai saat ini, kami masih membicarakan soal laga per laga. Belum ada rencana menghentikan pertandingan Seri 4 dan pindah dari Bali," ujar Direktur Operasional LIB Sudjarno dalam konferensi pers virtual yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Pria yang juga Ketua Satgas Covid 19 Liga 1 dan 2 itu menegaskan bahwa pihaknya tetap berupaya untuk menuntaskan semua laga Seri 4 dan 5 Liga 1 di Bali semua rencana.
Meski demikian, LIB tetap mendengar masukan dari beberapa pihak terkait perjalanan Liga 1 2021-2022 di tengah badai Covid 19 yang melanda klub-klub peserta.
"Kami memang banyak menerima masukan dan usulan yang bisa dipertimbangkan sambil kompetisi berjalan," kata Sudjarno.
Liga 1 Indonesia 2021-2022 tengah menghadapi lonjakan kasus positif COVID-19 pada Januari 2022.
Satgas Covid 19Liga 1 mencatat setidak-tidaknya ada 12 tim yang terdampak penyakit akibat serangan virus SARS-CoV-2 itu, dengan lebih dari 50 pemain yang terjangkit.
Baca Juga: Link Live Streaming PSIS Vs Persebaya, Kick Off 20.45 WIB
Covid 19 membuat dua laga pekan ke-22 Liga 1 yakni Madura United versus Persipura, Selasa (1/2) dan PSM kontra Persib, Rabu (2/2) ditunda. Hal itu lantaran Madura serta Persib tidak memiliki pemain yang cukup untuk berlaga, yaitu kurang dari 14 pemain.
Sudjarno mengakui bahwa sistem semi gelembung (bubble) yang diterapkan LIB di Liga 1 musim ini rawan 'kebocoran' karena panjangnya waktu kompetisi.
Untuk itu, demi mencegah meluasnya penyebaran virus SARS-CoV-2, LIB berharap klub-klub menerapkan gelembung penuh (full bubble) secara internal.
Baca Juga: Kasus Positif Covid 19 di Kabupaten Garut Melonjak, Kok PTM Jalan Terus?
"Jadi kami minta tidak ada lagi pemain atau ofisial yang jalan-jalan keluar kecuali untuk latihan atau latihan resmi. Sebab, jika sesuatu terjadi, yang rugi adalah klub itu sendiri," tutur Sudjarno.
Provinsi Bali sendiri mencatatkan peningkatan kasus Covid 19 secara signifikan sejak awal Januari 2022.
Pada seminggu terakhir, secara total ada lebih dari 2.400 orang yang terjangkit COVID-19 di Pulau Dewata tersebut.***
Editor : inilahkoran


