Hattrick Bupati Bogor Dijerat KPK, Pengamat: Seluruh Jagad Raya Kaget!

Hattrick beruntun Bupati Bogor, dari Rachmat Yasin ke Ade Yasin, terjerat KPK tak membuat heran Yusfitriadi. Kenapa?

Hattrick Bupati Bogor Dijerat KPK, Pengamat: Seluruh Jagad Raya Kaget!
Bupati Bogor Ade Yasin

INILAHKORAN, Bogor – Hattrick beruntun Bupati Bogor, dari Rachmat Yasin ke Ade Yasin, terjerat Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK tak membuat heran Yusfitriadi. Kenapa?

Yusfitriadi, pengamat politik dan kebijakan publik Kabupaten Bogor itu melihat bahwa peristiwa terjaring OTT-nya Ade Yasin menyusul Rachmat Yasin menandakan terjadinya krisis kepemimpinan di Bumi Tegar Beriman.

“Pastinya diduga terkena operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Bogor Ade Yasin oleh KPK sangat mengagetkan semua masyarakat khususnya Kabupaten Bogor, bahkan mungkin seluruh jagat raya,” kata Yusfitriadi kepada wartawan, Rabu, 26 April 2022.

Menurutnya, sampai hatrick atau tiga kali berturut-turut Bupati Bogor terjerat KPK, tidak aneh meski menghebohkan.

Baca Juga: Gegara Terjaring OTT KPK, Ade Yasin Batal Ketemu Dubes Hungaria

“Rahmat Yasin dua kali dan sekarang Bupati Bogor Ade Yasin yang kemungkinan terbesarnya juga akan menyandang status tersangka,” kata Yusfitriadi.

Sebelumnya diberitakan, KPK menangkap Bupati Bogor Ade Yasin terkait dengan kasus dugaan suap.

"Benar, tadi malam sampai Rabu (27/4) pagi, KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Baca Juga: Selain Uang, KPK Amankan Beberapa Barnag Bukti saat OTT Ade Yasin

Selain Bupati Bogor, kata dia, beberapa pihak yang turut ditangkap, di antaranya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya.

Ali mengungkapkan kegiatan tangkap tangan tersebut terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap.

Sesuai KUHAP, KPK mempunyai waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang telah ditangkap tersebut.

"KPK masih memeriksa pihak-pihak yang ditangkap tersebut dan dalam waktu 1 x 24 jam, KPK segera menentukan sikap atas hasil tangkap tangan dimaksud," ucap Ali.

Baca Juga: Soal Status Ade Yasin dalam OTT, KPK Segera Umumkan Secepatnya

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa KPK turut mengamankan sejumlah uang dan barang bukti lainnya saat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bogor Ade Yasin.

"Benar, KPK sedang melakukan giat tangkap tangan di wilayah Bogor, Jawa Barat, telah mengamankan beberapa pihak dari Pemerintah Kabupaten Bogor, pemeriksa BPK, dan rekanan serta sejumlah uang serta barang bukti lainnya," kata Nurul Ghufron.

Menurut Ghufron, saat ini, para pihak yang ditangkap tersebut masih menjalani pemeriksaan.

Baca Juga: Bupati Bogor Ade Yasin Gelontorkan Hadiah Kepada Pasangan Isbat Nikah

"Kami sedang melakukan pemeriksaan. Setelah selesai, nanti akan kami sampaikan detail kasusnya," ucap Ghufron. (reza zurifwan)


Editor : inilahkoran