Bawa Indonesia ke Piala Asia 2023, Begini Ungkapan Menyentuh Marc Klok

Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia 2023. Marc Klok, salah satu pemain kunci asal Persib Bandung, menyambut dengan ucapan menyentuh.

Bawa Indonesia ke Piala Asia 2023, Begini Ungkapan Menyentuh Marc Klok
Marc Klok merayakan gol bersama rekan-rekannya di tim nasional. Marc Klok berperan meloloskan Indonesia ke Piala Asia 2023.

INILAHKORAN, Bandung – Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia 2023. Marc Klok, salah satu pemain kunci asal Persib Bandung, menyambut dengan ucapan menyentuh.

Melalui akun Twitternya, @marcklok10, gelandang naturalisasi yang kini memperkuat Persib Bandung itu mengucap rasa syukurnya. “Alhamdulillah. Thank God, we did it!” kicaunya dengan mengimbuhkan tanda cinta dan bendera Indonesia.

Sejumlah penggemar mengomentari cuitan Marc Klok itu. Pemilik akun @thekikuk***, misalnya, menulis: “Thank you Marc Klok. Thank you,” katanya.

Dia berharap melalui Marc Klok bisa menyampaikan terima kasih tulus kepada para pemain, staf, tim pelatih, dan pelatih Shin Tae Yong.

Baca Juga: Gacor....Marc Klok dan Rahmat Irianto, Dua Pemain Persib Bintang Kemenangan Indonesia Atas Kuwait

Marc Klok pun membalas. “Kamu juga. Terima kasih untuk semua Indonesia fans,” tulisnya.

Tak hanya itu, saat akun @afcasiancup merilis negara-negara yang lolos pada putaran final Piala Asia 2023, Marc Klok pun menyambutnya dengan cuitan: “Let’s go!”

Tim nasional Indonesia lolos ke Piala Asia AFC 2023 setelah berhasil membantai Nepal dengan skor 7-0 pada laga penutup Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Kuwait, Rabu dini hari WIB.

Baca Juga: Bukan Marc Klok atau Irianto, PSSI Klaim Iwan Bule Sebagai Tokoh Utama Kemenangan Indonesia atas Kuwait

Gelontoran gol skuad “Garuda” pada pertandingan tersebut dibuat oleh Muhammad Dimas Drajad, Witan Sulaeman (dua gol), Fachruddin Aryanto, Saddil Ramdani, Elkan Baggott dan Marselino Ferdinan.

Indonesia memastikan satu tempat di Piala Asia 2023 lantaran menjadi salah satu dari lima peringkat kedua terbaik, dari enam grup yang ada di putaran ketiga kualifikasi.

Dengan demikian, Indonesia bakal mencatatkan lima kali penampilan di Piala Asia setelah sebelumnya, skuad “Garuda” berkompetisi pada edisi 1996, 2000, 2004 dan 2007.

Dalam pertandingan kontra Nepal, pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong mempertahankan strategi bermain dengan tiga bek tengah yaitu Elkan Baggott, Rizky Ridho dan sang kapten Fachruddin Aryanto, sama seperti saat melawan Kuwait dan Yordania.

Baca Juga: Dicampakkan Persib, Pemain Ini Malah Loloskan Palestina ke Piala Asia

Dengan formasi 5-2-3 saat bertahan dan 3-4-3 kala menyerang, Indonesia memulai pertandingan dengan langsung menekan pertahanan Nepal.

Saddil Ramdani sudah mengancam dengan sepakan tepat sasaran pada menit pertama. Terus menyerang, skuad “Garuda” akhirnya membuka keran gol pada menit keenam lewat sundulan Muhammad Dimas Drajad yang meneruskan “assist” Asnawi Mangkualam.

Namun, setelah menghadirkan gol, Indonesia mendapati performanya sempat menurun. Hal itu dimanfaatkan Nepal untuk membangun permainan dengan menguasai bola lebih lama.

Akan tetapi, situasi demikian tak berlangsung lama dan anak-anak asuh Shin Tae-yong pelan-pelan kembali menemukan ritme sebelum membuat lawan kelabakan.

Baca Juga: Bahagia Marc Klok Dipanggil Timnas, Ini Ungkapan Robert Alberts

Kondisi tersebut membuat bek Nepal Suman Aryal melakukan pelanggaran yang berbuah kartu kuning kedua alias kartu merah untuk dirinya pada menit ke-33.

Bermain dengan 10 orang, Nepal semakin kesulitan mengimbangi Indonesia yang memanfaatkan betul kelebihan personel dengan melesakkan gol tambahan pada menit ke-43 lewat tendangan Witan Sulaeman.

Asnawi Mangkualam lagi-lagi menjadi pengirim “assist” setelah sebelumnya bergerak menyisir sektor kanan serang Indonesia.

Indonesia pun memimpin dengan skor 2-0 sampai pertandingan memasuki masa jeda.

Baca Juga: Liga 1 Usai, Marc Klok Tinggalkan Persib Bandung, Pindah Klub?

Setelah turun minum, Shin memasukkan nama-nama baru seperti Marselino Ferdinan dan Muhammad Rafli. Hasilnya, Indonesia jadi lebih “menggila”.

Pada menit ke-54, Fachruddin Aryanto mencetak gol memanfaatkan kemelut di depan gawang Nepal. Tak sampai 60 detik kemudian, giliran Saddil Ramdani menambah skor yang membuat Indonesia semakin di depan, 4-0.

Bek tengah Elkan Baggot turut menenggelamkan diri ke dalam pesta gol Indonesia dengan golnya dari luar kotak penalti pada menit ke-80.

Belum selesai euforia atas gol tersebut, Witan Sulaeman menghadirkan gol keduanya dalam laga itu sekaligus gol keenam untuk Indonesia.

Gelandang berusia 17 tahun Marselino Ferdinan menutup pertandingan tersebut dengan golnya pada menit ke-90 yang membuat Indonesia menang tujuh gol tanpa balas.***


Editor : inilahkoran