INILAHKORAN, Bandung - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar membuka peluang untuk memilih Stadion Si Jalak Harupat sebagai home base timnya di Liga 1 2022/2023 ketimbang Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Umuh Muchtar merasa Stadion Si Jalak Harupat yang merupakan milik Pemerintah Kabupaten Bandung itu lebih aman dibandingkan Stadion GBLA yang berada di Gedebage, Kota Bandung.
Umuh Muchtar membuktikan Stadion GBLA baru saja membuat dua Bobotoh meninggal dunia saat akan menyaksikan pertandingan Persib kontra Persebaya pada 17 Juni 2022 lalu.
Tidak hanya itu, lanjutnya, GBLA juga mendapatkan banyak perbaikan karena beberapa di antaranya seperti pintu masuk yang terbuat dari kaca, pecah akibat dorongan Bobotoh yang memaksakan ingin masuk ke Stadion.
"Sepertinya ini mungkin saya lihat, mungkin tertib di Jalak Harupat karena banyak perbaikan juga di GBLA. Memang dari Pemkot jatahnya 15 ribu, tapi saya sudah memprediksi penonton ini akan datang lebih dari 30 ribu," kata Umuh Muchtar, Senin 20 Juni 2022.
Pria yang akrab disapa Pak Haji ini menunjukan kekecewaannya. Pasalnya, kejadian ini kerap terulang apabila pertandingan digelar di Stadion GBLA.
"Tapi kita tidak usah saling menyalahkan. Kemarin itu bukan tidak aman, hanya tidak tertib. Saya juga mohon maaf atas nama PT PBB kalau ada kekurangan, kesalahan ini sudah terjadi. Saya sudah datang ke keluarga korban, sudah menerima, kemarin sudah takdir, yang menentukan tidak bisa dipungkiri," katanya.
Umuh Muchtar pun memastikan PT PBB akan segera bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi pada GBLA. Ia berharap proses lelang segera diselesaikan, sehingga Persib akan merombak besar-besaran Stadion milik pemerintah Kota Bandung itu.
"Bangunannya sebenarnya masih bisa, dilihat atap makin ke bawah kemarin lihat sendiri ada retak-retak. Besi-besi juga sudah banyak yang copot. Ini ngeri kalau ada orang yang jatuh kalau ambruk," pungkasnya.***(Muhammad Ginanjar)