Jelang Persib vs Bhayangkara di Fase Grup Piala Presiden 2022, Robert Alberts Masih Bersedih
Robert Alberts mengaku masih sedih menjelang pertandingan Persib vs Bhayangkara di laga terakhir fase grup Piala Presiden 2022.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pelatih Persib Robert Alberts mengaku masih sedih menjelang pertandingan Persib vs Bhayangkara di laga terakhir fase grup Piala Presiden 2022.
Kendati laga terakhir Persib vs Bhayangkara pada penyisihan grup Piala Presiden 2022 itu dilakukan di Stadion si Jalak Harupat, Selasa 21 Juni 2022, Robert Albrets mengaku insiden di Stadion GBLA itu meninggalkan jejak tersendiri.
Robert Alberts sedih lantaran dua suporter fanatik timnya meninggal dunia saat akan menyaksikan laga Persib vs Persebaya, 17 Juni 2022 lalu di Piala Presiden 2022. Namun, pada laga Persib vs Bhayangkara nanti timnya tetap harus fokus menatap pertandingan.
Baca Juga: Ungkap Tragedi GBLA, Polda Jabar Rekomendasikan Laga Lanjutan Tak Gunakan Stadion GBLA
"Sedikit berbeda tentunya dari apa yang kami harapkan (pada laga Persib vs Bhayangkara). Kami masih merasa sedih karena hilangnya dua nyawa di laga sebelumnya," kata Robert Alberts dalam prematch press conference di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin 20 Juni 2022.
Pelatih asal Belanda ini menilai seharusnya sepak bola itu dinikmati. Sebaliknya, pertandingan sepak bola malah membuat nyawa suporter menghilang.
"Dari apa yang saya lihat, semua orang mulai saling menyalahkan. Saya melihatnya seperti itu dan sudahlah, saya harap orang-orang mulai menunjuk ke arah yang tepat, menunjuk kepada pihak yang seharusnya bertanggung jawab. Disayangkan, kenyataannya ada dua orang meninggal dan seharusnya itu tidak pernah terjadi," katanya.
Baca Juga: Ungkap Tragedi GBLA, Polda Jabar Periksa Penjaga Stadion GBLA
Robert Alberts merasa tidak perlu mengomentari hal ini. Sebab ia seharusnya fokus pada timnya yang masih berjuang untuk bisa meraih kemenangan di setiap pertandingannya.
"Jadi sangat disayangkan hal ini terjadi, tapi kami harus tetap fokus menatap pertandingan dan masih mengusung target yang sama yaitu untuk menjadi juara grup," tegasnya. (Muhammad Ginanjar)
Editor : inilahkoran


