Idul Adha 1443 H, Komisaris Persib Umuh Muchtar Kurban 7 Ekor Sapi di Tanjungsari Sumedang
Komisari PT PBB Umuh Muchtar memutuskan untuk menjalani Hari Raya Idul Adha di Desa Ciluluk, Tanjungsari Sumedang, Minggu 10 Juli 2022.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar memutuskan untuk menjalani Hari Raya Idul Adha di Desa Ciluluk, Tanjungsari Sumedang, Minggu 10 Juli 2022.
Umuh Muchtar mengaku sudah hampir 15 tahun lamanya tidak menjalani ibadah Idul Adha ini di Desa Ciluluk, Tanjungsari Sumedang. Termasuk juga menjalankan Hari Raya Idul Fitri.
"Saya di sini (Tanjungsari Sumedang) belum pernah shalat Ied, Idul Fitri, Idul Adha di sini. Jadi, masyarakat di sini minta untuk sekali-sekali di sini. Sekalian saya kan habis bangun masjid. Meski belum selesai, tapi sudah bisa dipake shalat Ied. Alhamdulillah sisanya lagi beres-beres," ungkap Umuh Muchtar.
Baca Juga: Sekda Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno Dicopot, Tiga Nama Mencuat Jadi Plt
Pria yang akrab disapa Pak Haji ini mengaku di tahun ini berkurban sapi sebanyak tujuh ekor. Ketujuh sapi ini masing-masing tiga ekor disembelih di Desa Ciluluk, Tanjungsari Sumedang, tiga ekor lainnya di kediamannya di Gg Desa, Kiaracondong, Kota Bandung dan satu sisanya diserahkan di tempat lain.
"Itu ada atas nama pekerja di sini, karyawan di sini. Nama Bapak dan para karyawan dan tokoh masyarakat di sini. Tiga itu, kita mengatasnamakan keluarga dan karyawan," bebernya.
Umuh Muchtar mengatakan makna Idul Adha ini sangat besar. Terlebih, dagingnya bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat, terutama yang benar-benar membutuhkan.
Baca Juga: Hadiri Pergaan Busana Haute Couture Valentino, Anne Hathaway Tampil Memukau dengan Gaun Pinknya
"Mungkin masyarakat ada yang enggak pernah kebeli daging, anggap satu tahun sekali kita bisa berbagi di kurban ini juga. Bukan hanya orang tidak mampu saja yang dibagi, tapi juga orang mampu juga tetep kita bagi, karena itu sahabat. Kita ingat dengan sahabat dan terdekat itu kan tetangga kita perhatikan, kita hitung ada berapa banyak dan tiga sapi juga cukup. Jadi situasi sekarang kan cari sapi juga sulit, ada PMK," katanya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : inilahkoran


