Sekda Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno Dicopot, Tiga Nama Mencuat Jadi Plt
Sekda Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno dicopot dari jabatannya. Dia dikembalikan ke tempat semula sebagai Kepala Bapenda.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Sekda Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno dicopot dari jabatannya. Dia dikembalikan ke tempat semula sebagai Kepala Bapenda.
Pergantian Sekda Kabupaten Cirebon Rahmat Surtisno itu dilakukan Bupati Cirebon Imron pada Jumat 8 Juli 2022 malam sekaligus rotasi mutasi pejabat eselon II.
Bupati Cirebon Imron membantah pergantian Sekda Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno itu lantaran selama ini koordinasi dengan dirinya tidak baik. Menurutnya, pergantian rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal lumrah dan wajar.
Baca Juga: Amber Heard Ajukan Banding Putusan Gugatan Pencemaran Nama Baik dengan Johnny Depp
"Dicopotnya Rahmat Sutrisno bukan karena ada masalah, tapi karena berbagai macam pertimbangan. Kami butuh penyegaran juga dan semua sudah kita koordinasikan baik dengan KASN maupun dengan provinsi. Pak Rahmat itu jadi sekda sudah empat tahun, dan pergantian ini sesuai prosedur," kata Imron, Minggu 10 Juli 2022.
Menurutnya, mutasi dan rotasi jabatan tujuannya untuk bisa memberikan penyegaran dan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Disamping itu, bisa mencapai visi misi pemerintah daerah. Ia menyebutkan, sebelum keputusan ini dikeluarkan, pihaknya sudah membentuk panitia seleksi uji kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama di Kabupaten Cirebon.
"Hasil dari seleksi tersebut, disampaikan melalui surat keputusan Bupati Cirebon nomor 800/Kep.284-BKPSDM/2022. Nantinya, para pejabat yang terpilih dan dilantik, bisa menjalankan tugasnya dengan baik," ungkapnya.
Baca Juga: Penerima BPMS 2022 Harus Terdaftar di DTKS, Ini Langkah-langkah yang Harus Ditempuh untuk Cek Nama
Sedangkan untuk mengisi kekosongan Sekda, lanjutnya, pihaknya akan segera melakukan open biding. Ini untuk menentukan siapa yang layak menjabat pada posisi tersebut. Tapi sebelum itu, akan ditunjuk Penjabat sementara (Plt) Sekda yang akan diambil dari eselon II.
"Semua eselon II punya kans untuk menjadi Plt Sekda. Semuanya serba mungkin. Tapi kan ini hak preogatif saya sebagai bupati. Toh semua eselon II punya kemampuan semua," jelasnya.
Namun, pasca dicopotnya Rahmat Sutrisno sebagai Sekda, muncul beberapa spekulasi terkait Plt yang akan mengerucut untuk Sekda definitif nantinya. Nama Hendra Nirmala disebut sebut sebagai kandidat kuat Plt Sekda yang nantinya akan menjadi Sekda Definitif. Muncul juga nama Iyan yang juga Kepala Inpektorat dan Eni Suhaeni Kadis KB.
Baca Juga: Kriteria Siswa Penerima BPMS 2022 Menurut Pemprov DKI Jakarta
Namun kuatnya nama Hendra, karena posisi Hendra yang sempat dibuang menjadi Kadis Arsip. Tapi mutasi kali ini tiba-tiba melejit dan menjadi Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon. Namun Publik dibuat melongo dengan nasib Hilmi Rivai, yang nota bene disebut orang dekat Bupati. Mantan kepala BKPSDM ini malah dimutasi menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
"Politik tingkat tinggi inimah. Asdullah yang sempat ribut dengan Hilmi waktu mutasi dulu, sekarang sudah enak jadi Kadis Perhubungan. Mungkin sudah ada deal politik menuju 2005," kata beberapa sumber dilingkungan ASN Pemkab Cirebon yang menolak namanya disebutkan. (Maman Suharman)
Editor : inilahkoran


