Plh Gubernur Jabar Pastikan Pendistribusian Daging Kurban Mayoritas untuk Wilayah Pelosok
Plh Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memastikan pendistribusian daging kurban mayoritas diberikan untuk masyarakat pelosok.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Plh Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memastikan pendistribusian daging kurban mayoritas diberikan untuk masyarakat yang ada di wilayah pelosok.
Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jabar dalam pengumpulan hewan yang akan disembelih dari kalangan para pejabat.
"Sesuai dengan arahan Pak Gubernur, (daging penyembelihan hewan) disampaikan kepada masyarakat yang ada di daerah, di antaranya desa-desa di pelosok yang sangat membutuhkan," ujar Uu, Minggu 10 Juli 2022.
Baca Juga: Besok! Link Nonton Live Streaming Borneo FC vs PSS Sleman Semi Final Piala Presiden 2022
Adapun hewan Pemprov Jabar yang dititipkan melalui Baznad pada Idul Adha 1443 Hijriyah ini, telah terkumpul 13 ekor sapi dan 67 domba dari 38 dinas, badan, biro, dan sekretariat dewan. Jumlah tersebut berdasarkan yang terkumpul Hingga Jumat (8/7/2022).
"Pendistribusian sapi kita merekrut (kolektif) dari para pejabat, bahkan ada pejabat yang menyumbangkan 15 ekor lewat Baznas. Kita akan salurkan pada ponpes dan yayasan, terutama di pelosok," katanya.
Mewakili Gubernur Jabar, Uu juga juga menyerahkan bantuan sapi yang beratnya mencapai lebih dari satu ton. Sapi super seberat satu ton akan dititipkan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Agung Kota Bandung. Adapun sapi yang didatangkan dari Kabupaten Kuningan ini akan disembelih di rumah pemotongan hewan (RPH).
"Hari ini saya mewakili Pak Gubernur, memberikan bantuan sapi kepada DKM Masjid Raya Agung Kota Bandung, dengan harapan dapat disalurkan oleh panitia kepada mereka yang berhak," ujar Pak Uu.
Baca Juga: Prediksi Sesepuh Kampung Adat Cireundeu Soal Nasi dan Singkong sebagai Makanan Pokok Rakyat
Uu mengimbau kepada masyarakat agar melaksanakan penyembelihan hewan di RPH, guna menindaklanjuti dengan segera jika terpantau ada penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan yang akan disembelih.
"Kalau masyarakat ingin menyesuaikan (penyembelihan) dengan keputusan panitia masing-masing, sah saja. Tetapi diusahakan penyembelihan dilakukan di RPH," katanya.
Menurut dia, Idul Adha merupakan momentum untuk menumbuhkan rasa ikhlas dalam menjalankan perintah agama, serta memupuk semangat untuk berkorban demi agama, bangsa dan negara.
Dia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan jemaah haji yang saat ini tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci, Mekkah.
"Momentum Idul Adha ini mudah-mudahan kita bisa mengambil hikmahnya, yaitu mau berkorban untuk agama, bangsa dan negara, keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah. Semua mengandung arti yang luar biasa," papar Pak Uu.
Baca Juga: Lirik Laguâââ Dead – Sezairi feat. Young Cocoa
"Kita doakan jemaah haji Jabar yang berjumlah 17.000 yang dipimpin oleh Pak Gubernur, bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, tidak ada kendala, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur" imbuh dia.***(riantonurdiansyah)
Editor : inilahkoran


