Perumda Pasar Berintan Bidik PAD Rp400 Juta, Retribusi Naik 10 Persen
Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon membidik Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp400 juta per tahun, meningkat dari target sebelumnya Rp300 juta.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon membidik Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp400 juta per tahun, meningkat dari target sebelumnya Rp300 juta. Untuk mengejar target tersebut, manajemen mulai mengoptimalkan penerimaan pasar setelah melakukan pembenahan internal perusahaan.
Direktur Utama Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon Iyan Rahadian Sunardi mengatakan, selama sekitar dua setengah bulan awal kepemimpinannya sejumlah langkah pembenahan telah dilakukan.
Dia menjelaskan, pada bulan pertama, manajemen memfokuskan perhatian pada penataan internal perusahaan. Setelah itu, langkah berikutnya diarahkan pada peningkatan pendapatan dan optimalisasi potensi pasar yang dikelola Perumda Pasar Berintan.
"Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Penerimaan retribusi di setiap pasar ternyata mengalami peningkatan sekitar 10 persen," ungkapnya, Senin (26/10/2026).
Meski demikian, menurut Iyan, kemampuan perusahaan memenuhi target PAD tidak dapat dihitung hanya berdasarkan besaran retribusi dari seluruh pasar yang dikelola.
Pasalnya, pengelolaan pasar juga membutuhkan anggaran untuk membiayai operasional serta kebutuhan pegawai. Karena itu, perusahaan harus mencari sumber pendapatan lain tanpa hanya mengandalkan retribusi pedagang.
Dia menyebutkan, Perumda Pasar Berintan mulai melihat sejumlah potensi yang dapat dikembangkan untuk memperkuat pendapatan perusahaan. Salah satunya dengan meningkatkan jumlah pengunjung sehingga aktivitas perdagangan di pasar semakin ramai.
"Selain itu, peluang usaha dan potensi ekonomi lain di lingkungan pasar akan didorong sebagai sumber pendapatan baru," ucapnya.
Langkah tersebut dinilai penting karena peningkatan pendapatan perusahaan tidak hanya bergantung pada besarnya pungutan retribusi, tetapi juga kemampuan pengelola menciptakan pasar yang ramai dan memiliki aktivitas ekonomi yang berkembang.
Iyan optimistis target PAD sebesar Rp400 juta yang diberikan Wali Kota Cirebon dapat dipenuhi. Target tersebut sekaligus menjadi salah satu tolok ukur kinerja jajaran direksi baru Perumda Pasar Berintan setelah melakukan pembenahan internal dan optimalisasi pendapatan.
“Kami tidak hanya mengandalkan retribusi, tetapi juga mengembangkan potensi pasar. Kami optimistis target PAD Rp400 juta bisa tercapai,” jelasnya.
Dia menambahkan, dengan kenaikan target dari Rp300 juta menjadi Rp400 juta per tahun, Perumda Pasar Berintan kini dituntut tidak hanya meningkatkan penerimaan yang sudah ada, tetapi juga menggali sumber pendapatan baru dari potensi pasar yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Dengan target PAD naik dari Rp300 juta menjadi Rp400 juta per tahun, kami harus meningkatkan pendapatan sekaligus menggali potensi baru yang selama ini belum dimaksimalkan,” pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani
